JAKARTA - Aston Villa menolak tawaran pembuka dari klub Arab Saudi, Al Hilal, untuk mendapatkan penyerang Ollie Watkins pada bursa transfer musim panas 2026. Proposal awal tersebut berada di kisaran 38 juta poundsterling atau sekitar Rp918 miliar.
Meski tawaran pertama belum membuat Aston Villa berubah sikap, saga transfer Watkins masih berpotensi berlanjut. Al Hilal disebut tidak menyerah dan bersiap kembali dengan proposal yang lebih tinggi demi mendapatkan tanda tangan striker asal Inggris tersebut.
Di sisi lain, Watkins dikabarkan terbuka terhadap kemungkinan pindah ke Arab Saudi. Situasi tersebut membuat posisi Aston Villa menjadi lebih rumit karena klub harus mempertimbangkan kepentingan finansial, kebutuhan tim, serta keinginan pemain.
Al Hilal Ajukan Tawaran untuk Watkins
Al Hilal menjadikan Ollie Watkins sebagai salah satu target utama mereka pada bursa transfer musim panas 2026. Klub yang kini ditangani Simone Inzaghi tersebut sedang mencari tambahan kekuatan di lini depan dan melihat Watkins sebagai salah satu kandidat yang sesuai dengan kebutuhan tim.
Tawaran awal Al Hilal berada di sekitar 38 juta poundsterling. Sejumlah laporan menyebut nilai proposal berada di kisaran 38 hingga 38,5 juta poundsterling, tergantung struktur pembayaran dan bonus yang disertakan.
Aston Villa memilih menolak proposal tersebut. Klub Premier League itu masih menganggap Watkins sebagai pemain penting dan belum berada dalam posisi untuk melepasnya dengan nilai yang ditawarkan Al Hilal.
Aston Villa Berpotensi Menerima Tawaran Kedua
Penolakan terhadap tawaran pertama tidak otomatis mengakhiri negosiasi. Al Hilal disebut percaya bahwa mereka masih memiliki peluang untuk menyelesaikan transfer tersebut karena adanya indikasi positif dari pihak pemain.
Klub Arab Saudi itu diperkirakan dapat mengajukan tawaran kedua dengan nilai lebih tinggi. Jika proposal berikutnya mendekati penilaian Aston Villa, pembicaraan transfer dapat berkembang lebih serius.
Situasi tersebut membuat masa depan Watkins menjadi salah satu saga transfer yang menarik perhatian menjelang berjalannya musim baru. Aston Villa harus menentukan apakah akan mempertahankan striker andalannya atau membuka ruang untuk penjualan dengan nilai besar.
Watkins Tergoda Tawaran Arab Saudi
Faktor pemain menjadi bagian penting dalam perkembangan transfer ini. Watkins dikabarkan tertarik terhadap peluang untuk melanjutkan karier di Arab Saudi.
Ketertarikan tersebut tidak berarti transfer sudah selesai. Kesepakatan pribadi maupun tawaran dari klub belum otomatis membuat seorang pemain dapat meninggalkan klub lamanya. Aston Villa masih memegang kendali atas kontrak Watkins dan harus menyetujui nilai transfer sebelum kepindahan dapat terjadi.
Namun, apabila Watkins memang ingin pindah, situasi tersebut dapat memberikan tekanan tambahan kepada Aston Villa dalam menentukan keputusan akhir.
Watkins Masih Terikat Kontrak dengan Villa
Watkins masih memiliki kontrak dengan Aston Villa sehingga klub tidak wajib menerima tawaran yang dianggap belum sesuai. Kontrak tersebut menjadi posisi tawar penting bagi Villa dalam negosiasi dengan Al Hilal.
Usia Watkins juga menjadi salah satu faktor yang diperhitungkan. Penyerang tersebut kini berusia 30 tahun dan telah menjadi bagian penting dari lini depan Villa sejak bergabung dari Brentford pada 2020.
Selama berada di Villa Park, Watkins berkembang menjadi salah satu penyerang paling produktif di Premier League. Konsistensi mencetak gol membuatnya memiliki nilai strategis bagi tim asuhan Unai Emery.
Statistik Watkins Bersama Aston Villa
Watkins bergabung dengan Aston Villa pada 2020 setelah meninggalkan Brentford. Sejak saat itu, ia berkembang menjadi salah satu pemain utama klub.
Dalam seluruh kompetisi, Watkins telah mencatat ratusan penampilan untuk Villa dan mencetak lebih dari 100 gol. Data yang dihimpun sejumlah laporan menyebut ia telah membuat 278 penampilan dan mencetak 108 gol untuk klub tersebut.
Catatan tersebut menggambarkan betapa pentingnya peran Watkins bagi Villa. Kehilangan pemain dengan produktivitas seperti itu tentu bukan keputusan yang mudah, terutama ketika musim baru sudah dimulai.
Musim Terakhir Watkins Tetap Produktif
Pada musim 2025/2026, Watkins masih menjadi salah satu pemain penting di lini depan Aston Villa. Ia mencetak sejumlah gol penting dan mempertahankan reputasinya sebagai penyerang yang mampu bermain konsisten di level Premier League.
Laporan terbaru menyebut Watkins mencetak 16 gol di Premier League musim lalu. Catatan tersebut juga membantu menjaga posisinya dalam persaingan menuju skuad tim nasional Inggris.
Dengan kemampuan mencetak gol dan pergerakan tanpa bola yang baik, Watkins memiliki profil yang menarik bagi klub yang membutuhkan penyerang berpengalaman.
Al Hilal Cari Pengganti Karim Benzema
Salah satu alasan Al Hilal mengejar Watkins adalah kebutuhan mereka untuk memperkuat lini depan. Klub Arab Saudi tersebut tengah menghadapi ketidakpastian mengenai masa depan Karim Benzema.
Benzema merupakan salah satu nama besar yang berada dalam skuad Al Hilal. Namun, masa depannya di klub tersebut menjadi bahan pembicaraan sehingga Al Hilal mulai mempersiapkan sejumlah alternatif untuk posisi penyerang.
Watkins dinilai dapat menjadi opsi menarik karena memiliki pengalaman panjang di Premier League dan kemampuan bermain sebagai penyerang tengah.
Simone Inzaghi Membutuhkan Penyerang
Al Hilal saat ini dilatih Simone Inzaghi, pelatih asal Italia yang sebelumnya sukses menangani Inter Milan. Kehadiran Inzaghi membuat klub tersebut memiliki ambisi besar di kompetisi domestik maupun Asia.
Watkins dapat menjadi bagian dari rencana Inzaghi untuk memperkuat lini depan. Karakter Watkins yang memiliki kecepatan, kemampuan bergerak di ruang terbuka, dan agresivitas dalam menekan lawan sesuai dengan kebutuhan penyerang modern.
Namun, keputusan akhir tetap bergantung pada negosiasi antara Al Hilal dan Aston Villa serta kesediaan pemain untuk menyelesaikan kepindahan.
Aston Villa Tidak Ingin Kehilangan Watkins
Aston Villa masih memiliki alasan kuat untuk mempertahankan Watkins. Striker tersebut merupakan salah satu pemain yang paling konsisten dalam skuad mereka selama beberapa musim terakhir.
Kehilangan Watkins menjelang atau pada awal musim akan membuat Unai Emery harus segera mencari penyerang pengganti. Waktu yang tersedia di bursa transfer juga semakin terbatas.
Situasi tersebut dapat membuat Villa meminta nilai transfer yang lebih tinggi jika Al Hilal kembali mengajukan proposal.
Villa Mulai Memikirkan Pengganti
Jika Watkins benar-benar meninggalkan Villa Park, klub membutuhkan solusi untuk menggantikan kontribusi golnya. Salah satu nama yang muncul dalam radar Villa adalah penyerang Chelsea, Nicolas Jackson.
Jackson memiliki usia lebih muda dan dapat menjadi investasi jangka panjang. Namun, mendatangkan pemain baru tidak otomatis menjamin bahwa produktivitas Watkins dapat langsung digantikan.
Karena itu, keputusan menjual Watkins akan menjadi pertaruhan besar bagi manajemen Aston Villa.
Nicolas Jackson Jadi Alternatif
Ketertarikan terhadap Nicolas Jackson semakin relevan jika Watkins benar-benar memilih pindah ke Arab Saudi. Villa membutuhkan pemain yang dapat mengisi posisi penyerang utama dengan karakter yang tidak terlalu berbeda.
Jackson sebelumnya dikenal memiliki kecepatan dan kemampuan membawa bola yang baik. Ia juga masih berada dalam usia yang memungkinkan perkembangan lebih lanjut.
Namun, nilai transfer Jackson diperkirakan jauh lebih tinggi dibandingkan tawaran awal Al Hilal untuk Watkins. Villa harus mempertimbangkan kondisi finansial sebelum mengambil keputusan.
Persaingan Transfer Semakin Ketat
Al Hilal bukan satu-satunya klub yang memiliki minat terhadap pemain Premier League. Bursa transfer musim panas 2026 memperlihatkan semakin besarnya daya tarik klub-klub Saudi Pro League terhadap pemain yang memiliki pengalaman di kompetisi Eropa.
Watkins menjadi salah satu target karena sudah terbukti mampu mencetak gol di Premier League. Bagi Al Hilal, mendatangkan penyerang berpengalaman dapat membantu mereka meningkatkan kualitas tim secara langsung.
Persaingan tersebut juga memberikan tekanan kepada Aston Villa untuk menentukan strategi transfer mereka sebelum jendela transfer ditutup.
Saudi Pro League Terus Menarik Pemain Bintang
Ketertarikan terhadap Watkins menunjukkan bahwa Saudi Pro League masih menjadi salah satu destinasi penting dalam bursa transfer pemain top. Klub-klub Arab Saudi memiliki kemampuan finansial untuk menawarkan kontrak yang sangat kompetitif.
Selain aspek finansial, sejumlah klub Saudi juga menawarkan proyek olahraga ambisius. Mereka berusaha membangun skuad dengan pemain-pemain yang memiliki pengalaman di kompetisi Eropa.
Al Hilal sendiri merupakan salah satu klub terbesar di Arab Saudi dan memiliki ambisi besar di kompetisi domestik serta level Asia.
Watkins Memiliki Pengalaman Internasional
Watkins tidak hanya berpengalaman di Premier League. Ia juga menjadi bagian dari tim nasional Inggris dan telah mendapatkan kesempatan tampil di level internasional.
Pengalaman tersebut membuat profilnya semakin menarik bagi Al Hilal. Klub Saudi itu tidak hanya mendapatkan striker yang produktif, tetapi juga pemain yang terbiasa menghadapi tekanan pertandingan level tinggi.
Bagi Watkins, kepindahan ke Arab Saudi dapat menjadi babak baru dalam karier setelah bertahun-tahun bermain di sepak bola Inggris.
Keputusan Villa Tidak Sederhana
Menjual Watkins dengan harga tinggi dapat memberikan keuntungan finansial bagi Aston Villa. Namun, klub harus menghitung dampak olahraga yang muncul setelah kehilangan penyerang utama.
Villa juga telah mengalami perubahan skuad pada musim panas 2026. Kehilangan terlalu banyak pemain penting dapat mengganggu keseimbangan tim yang sedang dibangun Emery.
Karena itu, Villa kemungkinan hanya akan mempertimbangkan penjualan jika tawaran yang datang cukup besar dan rencana pengganti sudah tersedia.
Situasi Kontrak Menjadi Faktor
Durasi kontrak Watkins juga menjadi faktor dalam menentukan harga. Semakin panjang masa kontrak seorang pemain, semakin kuat posisi klub dalam negosiasi.
Watkins masih memiliki masa kontrak bersama Villa sehingga klub dapat mempertahankan pemain tersebut jika tidak mendapatkan proposal yang dianggap sesuai.
Namun, apabila pemain menunjukkan keinginan kuat untuk pindah dan kontraknya semakin mendekati masa berakhir, posisi negosiasi dapat berubah.
Al Hilal Diperkirakan Kembali dengan Tawaran Baru
Penolakan tawaran pertama tidak membuat Al Hilal menghentikan pengejaran. Sejumlah laporan menyebut klub Saudi tersebut sedang mempersiapkan proposal lanjutan.
Nilai tawaran berikutnya menjadi salah satu hal yang paling ditunggu. Jika Al Hilal menaikkan tawaran secara signifikan, Aston Villa akan menghadapi pilihan yang lebih sulit.
Di sisi lain, jika proposal kedua masih berada di bawah valuasi Villa, klub Inggris tersebut dapat kembali menolaknya.
Watkins dan Tantangan Adaptasi
Jika akhirnya pindah ke Arab Saudi, Watkins harus beradaptasi dengan lingkungan sepak bola yang berbeda. Ia akan meninggalkan Premier League, kompetisi yang telah menjadi bagian utama dalam kariernya selama bertahun-tahun.
Perubahan tersebut mencakup gaya bermain, cuaca, budaya, kehidupan di luar lapangan, serta tuntutan kompetisi. Namun, banyak pemain berpengalaman telah melakukan perpindahan serupa dalam beberapa musim terakhir.
Bagi Watkins, keputusan tersebut akan menjadi salah satu langkah terbesar dalam kariernya.
Dampak bagi Aston Villa
Jika Watkins pergi, dampaknya terhadap Aston Villa tidak hanya terlihat pada jumlah gol. Striker tersebut juga memiliki peran dalam membangun serangan, membuka ruang bagi pemain lain, serta melakukan tekanan dari lini depan.
Karakter permainan tersebut membuat penggantinya harus mampu memberikan kontribusi dalam beberapa aspek sekaligus.
Unai Emery perlu menentukan apakah sistem permainan akan tetap dipertahankan atau mengalami perubahan jika Villa kehilangan Watkins.
Unai Emery Menghadapi Persoalan Besar
Unai Emery akan menjadi salah satu pihak yang paling terdampak jika transfer ini terwujud. Pelatih asal Spanyol tersebut telah membangun struktur permainan yang memanfaatkan kemampuan Watkins.
Pergerakan Watkins di lini depan menjadi salah satu senjata penting Villa. Ia mampu turun menjemput bola, berlari ke ruang kosong, dan menjadi target umpan silang.
Karena itu, menggantinya dengan pemain baru dapat membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan sistem Emery.
Villa Harus Menimbang Finansial dan Prestasi
Dari sisi finansial, tawaran dari Al Hilal dapat menjadi pemasukan besar. Namun, keuntungan transfer harus dibandingkan dengan biaya membeli pemain pengganti.
Jika Villa menjual Watkins dengan harga tertentu kemudian harus mengeluarkan dana lebih besar untuk mendapatkan striker baru, keuntungan bersih dari transfer dapat menjadi lebih kecil.
Selain itu, penurunan performa tim akibat kehilangan striker utama juga dapat memberikan dampak finansial melalui posisi klasemen, kompetisi Eropa, serta pendapatan pertandingan.
Bursa Transfer Belum Berakhir
Dengan masih berlangsungnya bursa transfer musim panas 2026, perkembangan mengenai Watkins diperkirakan akan terus berubah. Al Hilal dapat meningkatkan tawaran, sementara Aston Villa dapat menentukan harga yang mereka inginkan.
Watkins sendiri perlu mengambil keputusan mengenai masa depannya. Jika ia memang terbuka terhadap kepindahan, pembicaraan mengenai kontrak pribadi dapat menjadi bagian penting dari negosiasi.
Namun, sampai ada kesepakatan antara kedua klub dan pemain, Watkins masih merupakan pemain Aston Villa.
Belum Ada Kepastian Transfer
Perlu ditegaskan bahwa penolakan tawaran awal bukan berarti transfer Watkins ke Al Hilal telah gagal sepenuhnya. Situasi tersebut hanya menunjukkan bahwa proposal pertama belum memenuhi keinginan Aston Villa.
Al Hilal masih dapat kembali dengan tawaran baru. Sementara itu, Villa dapat mempertahankan pemain atau menegosiasikan nilai transfer yang lebih tinggi.
Dengan demikian, kabar mengenai ketertarikan Watkins terhadap Arab Saudi belum dapat diartikan sebagai kepindahan resmi.
Kesimpulan
Aston Villa menolak tawaran pembuka Al Hilal senilai sekitar 38 juta poundsterling atau Rp918 miliar untuk Ollie Watkins. Klub Arab Saudi tersebut disebut masih tertarik dan berpotensi mengajukan proposal baru dalam upaya mendatangkan penyerang Inggris tersebut.
Di sisi pemain, Watkins dikabarkan terbuka terhadap peluang pindah ke Saudi Pro League. Al Hilal membutuhkan penyerang baru di tengah ketidakpastian masa depan Karim Benzema dan melihat Watkins sebagai salah satu opsi utama.
Watkins memiliki catatan panjang bersama Aston Villa sejak bergabung dari Brentford pada 2020. Ia telah mencatat lebih dari 100 gol untuk klub dan menjadi salah satu pemain paling konsisten di lini depan Villa.
Bagi Aston Villa, keputusan menjual Watkins tidak mudah. Tawaran besar dapat memberikan keuntungan finansial, tetapi kehilangan striker utama juga berpotensi memberikan dampak terhadap performa tim. Klub bahkan mulai dikaitkan dengan Nicolas Jackson sebagai salah satu opsi jika Watkins benar-benar meninggalkan Villa.
Sementara itu, Al Hilal diperkirakan belum menyerah. Proposal lanjutan dengan nilai lebih tinggi dapat menjadi penentu arah negosiasi. Sampai kesepakatan resmi tercapai, Ollie Watkins masih berstatus sebagai pemain Aston Villa dan saga transfer ini masih terbuka.



