Boston Celtics kembali menempati posisi teratas dalam daftar klub dengan gelar juara terbanyak sepanjang sejarah NBA. Celtics memastikan gelar NBA ke-18 setelah mengalahkan Dallas Mavericks 4-1 pada Final NBA 2024, sekaligus melewati Los Angeles Lakers yang saat itu mengoleksi 17 gelar. Pencapaian tersebut menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah persaingan dua klub besar NBA.
Gelar ke-18 Celtics diraih setelah mereka memenangkan Gim 5 Final NBA 2024 dengan skor 106-88 atas Mavericks di TD Garden, Boston. Kemenangan tersebut mengakhiri penantian panjang Celtics untuk kembali mengangkat trofi NBA sekaligus membawa mereka kembali sendirian sebagai pemegang rekor gelar terbanyak.
Celtics Kembali ke Puncak Daftar Juara NBA
Boston Celtics memiliki sejarah panjang dalam kompetisi NBA. Sebelum Final NBA 2024, Celtics dan Lakers sama-sama mengoleksi 17 gelar sehingga persaingan keduanya untuk menjadi klub dengan jumlah titel terbanyak menjadi salah satu catatan yang terus diperhatikan dalam sejarah liga.
Keberhasilan Celtics pada 2024 mengubah posisi tersebut. Dengan tambahan satu gelar, Celtics kini tercatat memiliki 18 trofi NBA, sedangkan Lakers berada di posisi berikutnya dengan 17 gelar.
Gelar ke-18 juga memiliki makna khusus karena Celtics harus menunggu 16 tahun untuk kembali menjadi juara. Gelar sebelumnya mereka raih pada 2008, sehingga keberhasilan pada 2024 menandai kembalinya klub tersebut ke puncak setelah periode panjang tanpa titel.
Perjalanan tersebut membuat gelar 2024 bukan sekadar tambahan angka dalam daftar prestasi klub. Bagi Celtics, trofi tersebut sekaligus mengakhiri periode penantian dan mengembalikan mereka ke posisi teratas dalam catatan sejarah NBA.
Final NBA 2024 Menjadi Penentu Rekor
Celtics memastikan gelar setelah mengalahkan Dallas Mavericks dalam lima pertandingan. Seri berakhir dengan kemenangan 4-1 untuk Celtics, dengan Gim 5 menjadi laga penentu di kandang mereka.
Pertandingan terakhir berlangsung di TD Garden, Boston, pada 18 Juni 2024 waktu setempat. Celtics tampil dominan dan menutup laga dengan kemenangan 106-88. Hasil tersebut sekaligus memastikan Mavericks tidak dapat memperpanjang seri Final NBA 2024.
Kemenangan itu membuat perayaan di Boston menjadi bagian penting dari perjalanan klub. Trofi NBA ke-18 yang diperoleh Celtics juga menjadi simbol kembalinya organisasi tersebut ke puncak setelah penantian selama 16 tahun.
Jayson Tatum Tampil Menonjol
Jayson Tatum menjadi salah satu pemain yang tampil menonjol pada Gim 5. Ia mencatat 31 poin, delapan rebound, dan 11 assist dalam pertandingan penentuan tersebut.
Performa tersebut memperlihatkan kontribusi Tatum dalam laga ketika Celtics membutuhkan kemenangan untuk menutup seri. Selain mencetak angka, ia juga memberikan kontribusi melalui rebound dan assist yang membantu permainan tim.
Tatum merupakan bagian penting dari generasi Celtics yang akhirnya berhasil membawa klub kembali menjadi juara. Gelar tersebut juga menjadi pencapaian besar bagi tim yang sebelumnya harus melewati beberapa musim untuk kembali mencapai puncak kompetisi.
Jaylen Brown Meraih MVP Final
Selain Tatum, Jaylen Brown memainkan peran penting dalam keberhasilan Celtics. Brown dinobatkan sebagai MVP Final NBA 2024 setelah memberikan kontribusi konsisten sepanjang seri melawan Mavericks.
Pada Gim 5, Brown mencatat 21 poin, delapan rebound, dan enam assist. Performa tersebut ikut membantu Celtics mengamankan kemenangan di pertandingan terakhir sekaligus memastikan gelar NBA ke-18 dalam sejarah klub.
Penghargaan MVP Final untuk Brown menjadi salah satu bagian dari keberhasilan Celtics dalam perjalanan menuju gelar. Gelar tersebut akhirnya menjadi pencapaian kolektif yang membawa klub kembali ke puncak daftar juara NBA.
Persaingan Celtics dan Lakers dalam Sejarah NBA
Boston Celtics dan Los Angeles Lakers memiliki posisi khusus dalam sejarah NBA. Keduanya tidak hanya menjadi dua klub dengan jumlah gelar terbanyak, tetapi juga dikenal sebagai rival dengan sejarah panjang dalam kompetisi bola basket Amerika Serikat.
Sebelum Celtics memenangkan Final NBA 2024, kedua klub sama-sama memiliki 17 gelar. Kondisi tersebut membuat setiap tambahan titel memiliki arti penting dalam catatan sejarah NBA.
Celtics kemudian memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengambil alih posisi teratas. Gelar ke-18 memastikan mereka kembali menjadi klub dengan koleksi juara terbanyak secara tunggal.
Daftar gelar tersebut juga memperlihatkan bagaimana dominasi Celtics dan Lakers berlangsung dalam periode berbeda. Celtics memiliki era kejayaan yang sangat kuat pada dekade-dekade awal NBA, sementara Lakers memiliki sejumlah periode dominasi yang membuat mereka mampu menyamai jumlah gelar Celtics sebelum 2024.
Daftar Klub dengan Gelar NBA Terbanyak
Setelah Celtics meraih gelar pada 2024, daftar klub juara NBA memperlihatkan jarak yang cukup jelas antara dua pemuncak klasemen dengan klub-klub lain. Celtics berada di posisi pertama dengan 18 gelar, disusul Lakers dengan 17 gelar.
Boston Celtics — 18 Gelar
Boston Celtics meraih 18 gelar NBA pada 1957, 1959, 1960, 1961, 1962, 1963, 1964, 1965, 1966, 1968, 1969, 1974, 1976, 1981, 1984, 1986, 2008, dan 2024.
Rangkaian tersebut memperlihatkan panjangnya sejarah keberhasilan Celtics. Klub ini menjadi salah satu kekuatan utama NBA sejak era awal kompetisi dan kemudian kembali meraih gelar pada 2008 serta 2024.
Los Angeles Lakers — 17 Gelar
Los Angeles Lakers berada di posisi kedua dengan 17 gelar. Gelar-gelar tersebut diraih pada 1949, 1950, 1952, 1953, 1954, 1972, 1980, 1982, 1985, 1987, 1988, 2000, 2001, 2002, 2009, 2010, dan 2020.
Catatan tersebut menunjukkan konsistensi Lakers dalam berbagai era. Klub yang berbasis di Los Angeles itu memiliki sejumlah periode kejayaan yang membuat mereka terus berada di antara organisasi paling sukses dalam sejarah NBA.
Golden State Warriors — 7 Gelar
Golden State Warriors berada di urutan berikutnya dengan tujuh gelar NBA. Gelar mereka tercatat pada 1947, 1956, 1975, 2015, 2017, 2018, dan 2022.
Dua gelar pertama Warriors diraih ketika klub tersebut masih menggunakan nama Philadelphia Warriors. Setelah itu, organisasi ini kembali menjadi juara pada 1975 dan kemudian membangun era sukses baru pada pertengahan hingga akhir 2010-an.
Chicago Bulls — 6 Gelar
Chicago Bulls memiliki enam gelar NBA yang seluruhnya diraih pada era 1990-an. Gelar tersebut datang pada 1991, 1992, 1993, 1996, 1997, dan 1998.
Enam gelar tersebut menjadi bagian penting dari sejarah NBA dan menjadikan Bulls salah satu klub paling dikenal dalam kompetisi. Rentang keberhasilan mereka memperlihatkan dominasi klub tersebut pada era 1990-an.
San Antonio Spurs — 5 Gelar
San Antonio Spurs mengoleksi lima gelar NBA yang diraih pada 1999, 2003, 2005, 2007, dan 2014.
Catatan tersebut menunjukkan bahwa Spurs mampu mempertahankan keberhasilan dalam rentang waktu yang panjang. Gelar-gelar mereka tersebar dari akhir 1990-an hingga pertengahan 2010-an.
Klub NBA dengan Tiga Gelar
Di bawah lima besar, terdapat tiga klub yang masing-masing telah meraih tiga gelar NBA. Mereka adalah Miami Heat, Detroit Pistons, dan Philadelphia 76ers.
Miami Heat meraih tiga gelar pada 2006, 2012, dan 2013. Keberhasilan tersebut menunjukkan kemampuan Heat menjadi juara pada dua periode berbeda, termasuk ketika klub tersebut kembali memenangkan gelar secara beruntun pada awal dekade 2010-an.
Detroit Pistons juga memiliki tiga gelar, yang diperoleh pada 1989, 1990, dan 2004. Dua gelar pertama datang secara beruntun, sementara gelar ketiga diperoleh lebih dari satu dekade kemudian.
Philadelphia 76ers mencatat tiga gelar pada 1955, 1967, dan 1983. Gelar pertama mereka diperoleh ketika organisasi tersebut masih menggunakan nama Syracuse Nationals.
Klub dengan Dua Gelar NBA
Empat klub tercatat memiliki dua gelar NBA dalam daftar yang dirangkum dari catatan sejarah hingga Final NBA 2024. Mereka adalah Milwaukee Bucks, Houston Rockets, dan New York Knicks, dengan masing-masing memiliki dua titel.
Milwaukee Bucks meraih gelar pada 1971 dan 2021. Jarak lima dekade antara dua titel tersebut menunjukkan bagaimana perjalanan sebuah klub dapat mencakup beberapa generasi sebelum kembali menjadi juara.
Houston Rockets memenangkan NBA pada 1994 dan 1995. Dua gelar tersebut diraih secara beruntun, menjadikan Rockets salah satu tim yang mampu mempertahankan gelar pada dua musim berturut-turut.
New York Knicks meraih dua gelar pada 1970 dan 1973. Kedua titel tersebut menjadi bagian penting dari sejarah salah satu klub paling dikenal di NBA.
Klub yang Baru Sekali Menjadi Juara
Sejumlah klub dalam daftar tersebut baru memiliki satu gelar NBA. Mereka adalah Denver Nuggets, Toronto Raptors, Cleveland Cavaliers, Dallas Mavericks, Oklahoma City Thunder, Washington Wizards, Portland Trail Blazers, Atlanta Hawks, Sacramento Kings, dan Baltimore Bullets.
Denver Nuggets meraih gelar pertamanya pada 2023. Toronto Raptors menjadi juara pada 2019, sedangkan Cleveland Cavaliers meraih titel pada 2016.
Dallas Mavericks menjadi juara pada 2011. Oklahoma City Thunder tercatat memiliki satu gelar dari 1979 ketika organisasi tersebut masih bernama Seattle SuperSonics.
Washington Wizards meraih gelar pada 1978 ketika menggunakan nama Washington Bullets. Portland Trail Blazers menjadi juara pada 1977, sementara Atlanta Hawks meraih gelar pada 1958 ketika klub tersebut masih bernama St. Louis Hawks.
Sacramento Kings memiliki satu gelar yang diraih pada 1951 ketika organisasi tersebut menggunakan nama Rochester Royals. Baltimore Bullets juga tercatat memiliki satu gelar, yang diperoleh pada 1948.
Perubahan Nama Klub dalam Catatan Juara
Daftar juara NBA juga menunjukkan bahwa sejarah liga tidak selalu menggunakan nama klub yang sama seperti sekarang. Beberapa organisasi telah mengalami perubahan nama atau lokasi sepanjang perjalanan mereka.
Philadelphia Warriors, misalnya, merupakan nama yang digunakan Golden State Warriors ketika klub tersebut meraih dua gelar awal yang tercantum dalam daftar. Hal serupa terjadi pada Syracuse Nationals yang kemudian menjadi bagian dari sejarah Philadelphia 76ers.
Oklahoma City Thunder juga mewarisi catatan gelar dari Seattle SuperSonics. Sementara itu, Washington Wizards dan Atlanta Hawks masing-masing memiliki gelar dari masa ketika menggunakan nama Washington Bullets dan St. Louis Hawks.
Catatan tersebut penting ketika melihat daftar gelar sepanjang sejarah. Jumlah titel biasanya mengikuti kesinambungan organisasi, meskipun nama klub dapat berubah seiring waktu.
Gelar Celtics 2024 Mengubah Peta Rekor
Gelar NBA 2024 memiliki arti khusus karena membuat Celtics tidak lagi berbagi posisi pertama dengan Lakers. Sebelum kemenangan atas Mavericks, kedua klub berada pada angka yang sama, yaitu 17 gelar.
Tambahan satu gelar dari Celtics membuat perbedaan tersebut kembali muncul. Celtics kini memiliki keunggulan satu titel atas Lakers dalam catatan yang digunakan pada sumber artikel.
Persaingan ini juga memperlihatkan betapa panjangnya perjalanan untuk mencapai angka belasan gelar NBA. Di bawah Celtics dan Lakers, Warriors baru mengoleksi tujuh gelar, sementara Bulls memiliki enam dan Spurs lima.
Dengan demikian, dominasi historis Celtics dan Lakers terlihat jelas dari jarak jumlah gelar yang mereka miliki dibandingkan klub-klub lain.
16 Tahun Menunggu untuk Kembali Juara
Keberhasilan Celtics pada 2024 sekaligus mengakhiri puasa gelar selama 16 tahun. Klub tersebut terakhir kali menjadi juara sebelum 2024 pada 2008.
Jarak waktu tersebut membuat gelar 2024 menjadi momen penting bagi generasi pemain Celtics. Setelah melewati beberapa musim tanpa titel, mereka akhirnya mampu menutup perjalanan dengan kemenangan di Final NBA.
Menariknya, kemenangan pada 2024 juga terjadi di kandang Celtics. TD Garden menjadi lokasi Gim 5 yang memastikan mereka mengangkat trofi dan mengubah rekor jumlah gelar sepanjang sejarah NBA.
Catatan tersebut menambah nilai historis dari keberhasilan Celtics. Klub bukan hanya kembali menjadi juara, tetapi juga melakukannya dengan memecahkan posisi imbang yang sebelumnya mereka miliki bersama Lakers.
Mavericks Harus Mengakui Keunggulan Celtics
Dallas Mavericks menjadi lawan Celtics dalam Final NBA 2024. Mavericks mampu memenangkan satu pertandingan dalam seri tersebut, tetapi Celtics akhirnya menutup final dengan keunggulan 4-1.
Gim 5 menjadi pertandingan terakhir dalam seri setelah Celtics mencatat kemenangan 106-88. Hasil itu membuat Mavericks tidak memiliki kesempatan untuk memperpanjang Final NBA hingga pertandingan berikutnya.
Bagi Celtics, kemenangan tersebut menjadi penyelesaian ideal dalam perjalanan mereka menuju gelar. Bagi Mavericks, kekalahan tersebut membuat mereka harus puas menjadi runner-up dalam Final NBA 2024.
Daftar Lengkap Juara NBA dalam Perspektif Sejarah
Jika seluruh daftar digabungkan, sejarah NBA memperlihatkan konsentrasi gelar pada sejumlah klub besar. Celtics dan Lakers berada jauh di atas klub lain dengan masing-masing 18 dan 17 gelar setelah Final NBA 2024.
Warriors berada di belakang keduanya dengan tujuh gelar, kemudian Bulls dengan enam dan Spurs dengan lima. Miami Heat, Detroit Pistons, dan Philadelphia 76ers memiliki tiga gelar, sedangkan Milwaukee Bucks, Houston Rockets, dan New York Knicks memiliki dua.
Sepuluh klub lainnya dalam daftar masing-masing memiliki satu gelar. Komposisi tersebut memperlihatkan bahwa menjadi juara NBA lebih dari sekali merupakan pencapaian yang hanya dapat diraih oleh sebagian organisasi dalam sejarah kompetisi.
- 18 gelar: Boston Celtics.
- 17 gelar: Los Angeles Lakers.
- 7 gelar: Golden State Warriors.
- 6 gelar: Chicago Bulls.
- 5 gelar: San Antonio Spurs.
- 3 gelar: Miami Heat, Detroit Pistons, Philadelphia 76ers.
- 2 gelar: Milwaukee Bucks, Houston Rockets, New York Knicks.
- 1 gelar: Denver Nuggets, Toronto Raptors, Cleveland Cavaliers, Dallas Mavericks, Oklahoma City Thunder, Washington Wizards, Portland Trail Blazers, Atlanta Hawks, Sacramento Kings, Baltimore Bullets.
Persaingan Rekor Masih Menjadi Bagian Penting NBA
Catatan jumlah gelar bukan satu-satunya ukuran keberhasilan dalam olahraga profesional, tetapi tetap menjadi salah satu indikator yang mudah digunakan untuk melihat perjalanan sejarah sebuah klub. Dalam konteks Celtics dan Lakers, jumlah titel juga memperkuat narasi rivalitas dua organisasi yang memiliki sejarah panjang.
Celtics kini memiliki keunggulan satu gelar setelah kemenangan 2024. Namun, daftar tersebut juga memperlihatkan bahwa perjalanan sebuah klub dalam NBA dapat berubah dari satu era ke era berikutnya.
Warriors, Bulls, dan Spurs merupakan contoh klub yang membangun periode kejayaan masing-masing. Klub-klub seperti Nuggets, Raptors, dan Cavaliers juga menunjukkan bahwa daftar juara NBA terus berkembang ketika organisasi baru berhasil mencapai puncak.
Karena itu, rekor jumlah gelar selalu terbuka untuk berubah. Setiap musim baru memberikan kesempatan bagi klub-klub NBA untuk menambah koleksi trofi dan mengubah posisi mereka dalam sejarah.
Kesimpulan
Boston Celtics resmi menjadi klub dengan gelar NBA terbanyak setelah memenangkan Final NBA 2024. Kemenangan 4-1 atas Dallas Mavericks membuat Celtics meraih gelar ke-18 dan melewati Los Angeles Lakers yang memiliki 17 titel.
Gelar tersebut diperoleh setelah Celtics menang 106-88 pada Gim 5 di TD Garden. Jayson Tatum tampil dengan 31 poin, delapan rebound, dan 11 assist, sementara Jaylen Brown mencatat 21 poin, delapan rebound, dan enam assist serta dinobatkan sebagai MVP Final.
Di bawah Celtics dan Lakers, Golden State Warriors menjadi klub dengan koleksi gelar terbanyak berikutnya dengan tujuh titel, disusul Chicago Bulls dengan enam dan San Antonio Spurs dengan lima. Miami Heat, Detroit Pistons, dan Philadelphia 76ers memiliki tiga gelar, sementara Milwaukee Bucks, Houston Rockets, dan New York Knicks masing-masing mengoleksi dua.
Daftar tersebut menunjukkan panjangnya sejarah NBA dan bagaimana sejumlah klub membangun era kejayaan mereka masing-masing. Bagi Celtics, gelar 2024 memiliki arti ganda: mengakhiri penantian 16 tahun sekaligus mengembalikan klub ke posisi teratas dalam daftar juara sepanjang sejarah NBA.



