Chery Freelander 8 resmi memasuki tahap pra-pemesanan di China. SUV terbaru dari merek hasil kolaborasi Chery dan Jaguar Land Rover ini ditawarkan dengan teknologi elektrifikasi, desain boxy, serta berbagai fitur premium yang ditempatkan untuk memperkuat posisinya di segmen SUV berukuran besar.
Untuk pasar China, Freelander 8 tersedia dalam pilihan Large Five-Seater dan Large Six-Seater. Harga awalnya masing-masing 339.900 yuan dan 349.900 yuan, atau sekitar Rp898 juta dan Rp925 juta berdasarkan kurs yang digunakan dalam laporan detikOto. Selain kedua varian tersebut, tersedia First Edition yang produksinya dibatasi hingga 1.000 unit.
Freelander 8 Mulai Bisa Dipesan
Freelander secara resmi membuka masa pra-pemesanan untuk Freelander 8 pada Agustus 2026. Model ini memiliki hubungan dengan mobil konsep Concept 97 dan mempertahankan karakter desain yang tegas melalui bentuk bodi boxy.
Tampilan depan menggunakan grille tertutup yang menjadi ciri kendaraan elektrifikasi, dipadukan dengan lampu depan berbentuk persegi. Proporsi bodi yang besar membuat Freelander 8 tampil sebagai SUV yang menonjolkan kesan gagah sekaligus futuristis.
Masuk ke dalam kabin, pendekatan desainnya beralih pada teknologi dan kenyamanan. Freelander 8 menggunakan chipset automotive-grade Qualcomm Snapdragon 8397 serta sistem pengemudi pintar Huawei Qiankun Smart Driving ADS 5 yang tersedia di seluruh variannya.
Harga Freelander 8 di China
Varian Large Five-Seater menjadi pilihan dengan harga paling rendah. Mobil tersebut dibanderol mulai 339.900 yuan atau sekitar Rp898 jutaan. Sementara itu, versi Large Six-Seater ditawarkan mulai 349.900 yuan atau sekitar Rp925 jutaan.
Angka tersebut merupakan harga yang tercantum untuk pasar China dan bukan harga resmi untuk pasar Indonesia. Belum ada informasi dalam sumber mengenai harga atau kepastian penjualan Freelander 8 di Indonesia, sehingga nilai tersebut tidak dapat dijadikan patokan harga apabila model ini nantinya dipasarkan di negara lain.
Freelander juga menyiapkan First Edition untuk konsumen yang menginginkan versi lebih eksklusif. Varian tersebut diproduksi terbatas sebanyak 1.000 unit. Harga panduannya mencapai 459.900 yuan, sementara harga promosi khusus yang disebut dalam laporan berada di angka 449.900 yuan.
Kabin dengan Fitur Premium
Freelander 8 mengusung interior dengan pendekatan teknologi tinggi. Salah satu fitur yang paling menonjol adalah remote screen berukuran 46,3 inci dan head unit Mini-LED berukuran 15,6 inci.
Detail kabin juga dibuat untuk memberikan kesan premium. Desainnya menggunakan tombol fisik bertekstur Paris Nail serta dua knop kristal melayang yang dibuat dari kristal optik K9 dengan 144 lekukan presisi.
Untuk penumpang di baris kedua, Freelander 8 menyediakan dua kursi zero-gravity. Kursi tersebut dilengkapi fungsi pemanas, ventilasi, pijat, dan penopang kaki. Kenyamanan penumpang belakang juga didukung meja lipat kecil, kulkas onboard, serta layar hiburan yang dipasang menggantung di bagian atap.
Menggunakan Sistem EREV 800V
Dari sisi teknologi penggerak, Freelander 8 menggunakan platform Extended-Range Electric Vehicle atau EREV dengan sistem tegangan tinggi 800V. Platform tersebut memungkinkan kendaraan menggabungkan kemampuan penggerak listrik dengan mesin yang berfungsi sebagai generator.
Sistem pengisian dayanya mendukung charging rate 6C. Berdasarkan informasi detikOto, baterai dapat diisi dari 20 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 12 menit. Teknologi tersebut dirancang untuk mengurangi waktu kendaraan harus terhubung dengan sumber listrik.
Freelander 8 menggunakan baterai ternary lithium CATL Freevoy dengan kapasitas 60,3 kWh. Dalam mode listrik murni berdasarkan standar CLTC, kendaraan ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 310 kilometer.
Tenaga Mencapai 818 Hp
Konfigurasi penggeraknya menggunakan dua motor listrik dengan sistem penggerak empat roda atau dual-motor four-wheel drive. Total tenaga yang dihasilkan mencapai 610 kW atau sekitar 818 hp, sedangkan torsi puncaknya mencapai 813 Nm.
Dengan output tersebut, Freelander 8 memiliki kemampuan akselerasi yang cukup tinggi untuk sebuah SUV berukuran besar. Waktu akselerasi dari 0 hingga 100 km/jam diklaim hanya 4,6 detik.
Performa tersebut menjadi salah satu bagian dari karakter Freelander 8 yang tidak hanya mengutamakan kenyamanan kabin. Kombinasi sistem penggerak listrik dan penggerak empat roda juga diarahkan untuk mendukung kemampuan kendaraan di berbagai kondisi permukaan jalan.
Dirancang untuk Kemampuan Off-Road
Freelander 8 tidak hanya mengandalkan tenaga besar. SUV ini dibekali sistem i-ATS Intelligent All-Terrain System yang dikembangkan bersama Huawei Qiankun dan didukung three locks.
Sistem tersebut mencakup penguncian diferensial depan, tengah, dan belakang. Konfigurasi tersebut dirancang untuk membantu kendaraan mempertahankan traksi ketika menghadapi permukaan yang membutuhkan kemampuan penggerak empat roda.
Fitur lain yang menarik adalah rear-wheel steering yang menjadi perlengkapan standar. Sistem tersebut dapat bekerja hingga sudut plus-minus 10 derajat untuk membantu memperkecil radius putar dan meningkatkan kemampuan manuver.
Freelander 8 bahkan mendukung kemampuan crab walk, yaitu manuver ketika kendaraan dapat bergerak secara menyamping seperti kepiting. Fitur ini menjadi salah satu teknologi yang membedakan SUV tersebut dari kendaraan berukuran besar konvensional.
Sistem Pengereman dan Kendali
Untuk mendukung performanya, Freelander 8 menggunakan kaliper rem enam piston yang dipadukan dengan cakram ventilasi berukuran 404 mm. Dalam informasi yang dipublikasikan detikOto, jarak pengereman terpendek yang disebutkan mencapai 35,7 meter.
Kombinasi sistem pengereman, penggerak empat roda, dan teknologi pengendalian kendaraan menjadi bagian dari paket yang ditawarkan Freelander 8. Dengan tenaga hingga 818 hp, kemampuan mengendalikan dan menghentikan kendaraan menjadi aspek penting dalam keseluruhan rancangan SUV tersebut.
Kolaborasi Chery dan Jaguar Land Rover
Freelander merupakan merek hasil kolaborasi Chery dan Jaguar Land Rover. Freelander 8 menjadi salah satu produk yang membawa nama tersebut ke segmen SUV elektrifikasi dengan pendekatan yang menggabungkan teknologi digital, kenyamanan, dan kemampuan berkendara.
Penggunaan teknologi Huawei Qiankun pada sistem pengemudi pintar dan sistem all-terrain menunjukkan bahwa Freelander 8 dikembangkan dengan mengandalkan sejumlah mitra teknologi. Sementara itu, penggunaan baterai CATL menempatkan komponen penyimpanan energi dari salah satu produsen baterai kendaraan listrik besar dalam paket teknis kendaraan ini.
Apakah Freelander 8 Akan Masuk Indonesia?
Untuk saat ini, informasi yang tersedia dalam sumber hanya menyebut pembukaan pra-pemesanan Freelander 8 di China. Karena itu, belum ada dasar untuk menyimpulkan bahwa SUV tersebut akan segera dijual di Indonesia.
Jika suatu saat masuk ke pasar Indonesia, harga dan spesifikasinya dapat berbeda dari versi China karena faktor regulasi, pajak, konfigurasi, serta strategi distribusi. Konsumen Indonesia masih perlu menunggu informasi resmi dari pihak terkait mengenai kemungkinan pemasarannya di dalam negeri.
Persaingan SUV Elektrifikasi Makin Ketat
Kehadiran Freelander 8 memperlihatkan bahwa persaingan di segmen SUV elektrifikasi semakin berkembang. Produsen tidak hanya berlomba menawarkan jarak tempuh listrik, tetapi juga mulai menggabungkan pengisian cepat, sistem pengemudi pintar, kenyamanan premium, dan kemampuan off-road.
Freelander 8 mengambil pendekatan yang cukup lengkap melalui teknologi EREV 800V, baterai 60,3 kWh, dua motor listrik, penggerak empat roda, serta fitur kenyamanan untuk penumpang belakang. Kombinasi tersebut membuat model ini memiliki karakter berbeda dibandingkan SUV listrik yang hanya berfokus pada penggunaan perkotaan.
Dengan dibukanya pra-pemesanan di China, Freelander 8 kini memasuki tahap penting menuju kehadirannya di pasar. Harga mulai 339.900 yuan menjadi salah satu daya tarik utamanya, sementara teknologi elektrifikasi dan fitur premium menjadi modal untuk menarik konsumen di segmen SUV berukuran besar.



