Dua Lipa kembali mencuri perhatian lewat gaya perjalanan yang memadukan kenyamanan dan kemewahan. Saat terlihat melewati Bandara JFK di New York, penyanyi tersebut membawa tas Chanel berukuran sangat besar yang langsung menjadi sorotan karena dimensinya yang jauh dari ukuran tote bag pada umumnya.
Tas tersebut merupakan bagian dari koleksi Chanel Resort 2027 dan membawa nuansa liburan tepi laut melalui kombinasi warna biru navy, putih, dan merah serta motif garis. Dengan ukuran yang sangat besar dan tali kulit hitam yang lebar, tas itu tampil sebagai aksesori utama dalam gaya perjalanan Dua Lipa.
Tas Chanel Jumbo Jadi Pusat Perhatian
Dalam laporan Vogue yang terbit pada 14 Agustus 2026, Dua Lipa terlihat membawa tote Chanel berukuran jumbo ketika berada di Bandara John F. Kennedy. Tas tersebut memiliki pola garis bernuansa nautical dengan kombinasi warna navy, putih, dan merah.
Desainnya dilengkapi tali kulit hitam yang cukup panjang untuk dikenakan di bahu serta logo Chanel berwarna hitam berukuran besar. Ukurannya membuat tas tersebut terlihat sangat dominan dibandingkan aksesori lain yang dikenakan Dua Lipa.
Dalam konteks gaya perjalanan, tas berukuran besar memang menawarkan kesan praktis sekaligus menjadi elemen visual yang kuat. Namun, pada penampilan Dua Lipa, fungsi tersebut bertemu dengan karakter khas Chanel yang membuat tote tersebut tetap terlihat sebagai bagian dari fashion statement.
Terinspirasi dari Koleksi Chanel Resort 2027
Tas yang dikenakan Dua Lipa sebelumnya muncul dalam koleksi Chanel Resort 2027. Koleksi tersebut diperkenalkan dalam peragaan yang digelar di Biarritz pada April 2026 dan mengangkat hubungan rumah mode Chanel dengan suasana pesisir serta warisan gaya tepi laut.
Nuansa musim panas terlihat melalui berbagai aksesori yang ditampilkan dalam koleksi tersebut. Selain tote berukuran besar, koleksi itu juga menghadirkan perhiasan berbentuk kerang, keranjang jerami berukuran besar, serta elemen lain yang memperkuat atmosfer liburan.
Di atas runway, tote tersebut dipadukan dengan tunik linen berpotongan ringan dan celana pendek dengan panel warna-warni. Penampilan runway juga menggunakan sepatu heels bergaris hitam dan putih sehingga keseluruhan look memiliki karakter resort yang kuat.
Dua Lipa Membuatnya Lebih Santai
Dibandingkan styling di runway, Dua Lipa memilih pendekatan yang lebih kasual dan sesuai dengan suasana perjalanan. Ia mempertahankan nuansa nautical dari tas tersebut, tetapi menggabungkannya dengan pakaian yang lebih sederhana.
Dua Lipa terlihat mengenakan sweater funnel neck bergaris hitam dan putih, jeans biru berpotongan lurus dengan ujung raw hem, sepatu boots hitam berhak, serta kacamata hitam berbentuk angular.
Perpaduan tersebut menciptakan kontras menarik. Tas yang memiliki karakter resort dan ukuran ekstrem menjadi titik perhatian, sementara pakaian yang relatif sederhana membuat keseluruhan tampilan tetap terasa cocok untuk perjalanan.
Kontras Tas Besar dan Busana Sederhana
Salah satu hal yang membuat penampilan tersebut menarik adalah cara Dua Lipa menempatkan tas berukuran besar sebagai pusat gaya. Ketika aksesori memiliki bentuk dan ukuran yang sangat menonjol, busana yang lebih sederhana dapat membantu menjaga keseimbangan visual.
Jeans dan sweater bergaris memberikan dasar yang kasual, sedangkan boots dan kacamata hitam menambahkan kesan lebih tegas. Tas Chanel kemudian menjadi elemen yang menghubungkan tampilan tersebut dengan dunia fashion mewah.
Gaya Liburan Dua Lipa yang Konsisten
Penampilan di bandara tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian gaya musim panas Dua Lipa yang banyak mendapat perhatian. Vogue menggambarkan penyanyi tersebut sebagai figur yang sangat identik dengan gaya musim panas dan perjalanan.
Dalam beberapa kesempatan yang disebut Vogue, Dua Lipa menjalani berbagai aktivitas musim panas, termasuk menghabiskan waktu di Ibiza, makan di sejumlah kota Eropa dan Amerika Selatan, serta melakukan perjalanan di Italia bersama suaminya, Callum Turner.
Gaya liburannya juga melibatkan berbagai pilihan busana. Vogue mencatat sejumlah item seperti prairie dress dari Helsa dan Dôen, peasant top dengan bandana, busana era Tom Ford untuk Gucci, bikini dari Oresee dan Jacquemus, serta beberapa set Chanel.
Dari Liburan ke Aktivitas Musik
Gaya Dua Lipa tidak berhenti ketika masa liburan berakhir. Dalam laporan yang sama, Vogue menyebut ia mulai kembali bekerja untuk album berikutnya setelah periode musim panas yang dipenuhi perjalanan dan aktivitas lainnya.
Meski kembali menjalani aktivitas studio, pilihan fashion tetap menjadi bagian dari penampilannya. Bahkan dalam aktivitas yang lebih profesional, Dua Lipa tetap terlihat memperhatikan detail busana dan aksesori yang digunakan.
Pendekatan tersebut memperlihatkan bagaimana gaya personal seorang selebritas dapat tetap konsisten dalam berbagai situasi. Busana untuk perjalanan, liburan, maupun aktivitas kerja dapat memiliki karakter yang berbeda, tetapi tetap mempertahankan elemen yang membuat gaya seseorang mudah dikenali.
Tren Tas Besar Kembali Menonjol
Penampilan Dua Lipa juga menarik perhatian karena membawa kembali pembahasan mengenai tas berukuran besar. Tote jumbo menawarkan ruang yang jauh lebih luas dibandingkan tas kecil yang sempat mendominasi sejumlah tren aksesori beberapa tahun terakhir.
Dalam konteks perjalanan, ukuran yang lebih besar memiliki daya tarik praktis karena memungkinkan pengguna membawa lebih banyak barang pribadi. Namun, dunia fashion sering kali mengubah aspek fungsional tersebut menjadi elemen estetika.
Tas Chanel yang dibawa Dua Lipa menjadi contoh bagaimana fungsi dan tampilan dapat berjalan bersamaan. Ukurannya membuatnya terlihat seperti tas perjalanan yang sangat fungsional, sementara detail material, warna, motif, dan logo mempertahankan statusnya sebagai aksesori fashion.
Nuansa Nautical Memberikan Kesan Musim Panas
Kombinasi warna navy, putih, dan merah serta motif garis membuat tas tersebut mudah dikaitkan dengan estetika nautical. Gaya seperti ini sering digunakan dalam koleksi musim panas karena memiliki hubungan visual dengan suasana laut, kapal, dan liburan di kawasan pesisir.
Namun, Dua Lipa tidak mengenakan keseluruhan tampilan dengan tema nautical secara berlebihan. Ia cukup mempertahankan unsur garis pada sweater dan tas, kemudian mengimbanginya dengan jeans biru serta aksesori berwarna hitam.
Hasilnya adalah penampilan yang tetap membawa atmosfer musim panas tetapi tidak terlihat seperti outfit khusus untuk pantai. Pendekatan tersebut membuat elemen resort dari koleksi Chanel lebih mudah diterapkan dalam konteks perjalanan sehari-hari.
Chanel Resort 2027 dan Semangat Liburan
Koleksi Chanel Resort 2027 yang menjadi asal tas tersebut memang dirancang dengan atmosfer liburan yang kuat. Peragaan di Biarritz memperkuat hubungan antara koleksi dan kehidupan di kawasan pesisir, sementara aksesori berukuran besar memberikan kesan playful.
Tote yang kemudian digunakan Dua Lipa menjadi salah satu contoh bagaimana elemen runway dapat diterjemahkan ke dalam gaya selebritas di luar panggung. Styling yang berbeda membuat karakter tas berubah dari bagian sebuah look yang sangat terkonsep menjadi aksesori perjalanan yang lebih kasual.
Perubahan konteks tersebut juga menunjukkan fleksibilitas desain. Item yang terlihat sangat mencolok ketika ditampilkan bersama busana resort tetap dapat digunakan dengan jeans dan sweater tanpa kehilangan identitas utamanya.
Gaya Travel sebagai Bagian dari Fashion
Airport style telah lama menjadi salah satu bagian dari budaya fashion selebritas. Perjalanan melalui bandara memberikan ruang bagi figur publik untuk memperlihatkan gaya yang biasanya berada di antara pakaian sehari-hari dan tampilan yang lebih terencana.
Dua Lipa memanfaatkan pendekatan tersebut melalui kombinasi pakaian yang nyaman dan aksesori yang menonjol. Tas jumbo Chanel menjadi contoh bagaimana satu item dapat mengubah karakter keseluruhan outfit tanpa harus menggunakan banyak lapisan atau detail tambahan.
Gaya seperti ini juga memperlihatkan bahwa tas tidak lagi hanya berfungsi sebagai pelengkap. Dalam banyak penampilan fashion modern, tas dapat menjadi titik fokus yang menentukan arah keseluruhan tampilan.
Pesona Tas Jumbo di Musim Panas
Tas berukuran besar memiliki daya tarik tersendiri untuk musim panas dan perjalanan. Ukurannya memungkinkan bentuk yang lebih dramatis, sementara material dan motif dapat digunakan untuk memberikan karakter tertentu.
Pada desain Chanel yang dikenakan Dua Lipa, kombinasi garis dan warna nautical membuat tas tersebut terasa ringan secara visual meskipun ukurannya sangat besar. Tali kulit hitam kemudian memberikan struktur sekaligus membuatnya tetap terlihat mewah.
Konsep tersebut berbeda dari pendekatan tas mini yang mengutamakan ukuran kecil dan tampilan dekoratif. Tote jumbo justru menarik perhatian melalui volume dan keberadaannya yang dominan dalam sebuah outfit.
Penampilan yang Menyatukan Praktis dan Fashionable
Penampilan Dua Lipa di JFK memperlihatkan bagaimana kebutuhan perjalanan dapat diterjemahkan menjadi bagian dari gaya personal. Sweater, jeans, dan boots memberikan pilihan yang relatif sederhana untuk perjalanan, sementara tas Chanel menghadirkan sentuhan fashion yang lebih kuat.
Dengan demikian, tas tersebut tidak hanya berfungsi sebagai aksesori mewah. Ukurannya juga sesuai dengan gagasan sebuah tote perjalanan yang dapat membawa berbagai kebutuhan. Vogue bahkan menyoroti ukuran tas tersebut yang sangat besar dalam menggambarkan gaya liburan Dua Lipa.
Pada akhirnya, daya tarik penampilan ini terletak pada keseimbangan antara kesederhanaan pakaian dan keberanian aksesori. Dua Lipa tidak perlu mengenakan busana yang rumit untuk membuat tas tersebut menjadi pusat perhatian.
Kesimpulan
Dua Lipa kembali menunjukkan gaya perjalanan yang kuat melalui tas Chanel berukuran jumbo saat berada di Bandara JFK. Tote dengan motif garis navy, putih, dan merah tersebut merupakan bagian dari koleksi Chanel Resort 2027 yang diperkenalkan di Biarritz.
Berbeda dari styling di runway yang menggunakan tunik linen dan celana pendek warna-warni, Dua Lipa memilih tampilan yang lebih santai dengan sweater bergaris, jeans biru, boots hitam, dan kacamata hitam. Perbedaan tersebut membuat tas resort tampil lebih relevan untuk suasana perjalanan.
Penampilan ini sekaligus memperlihatkan bagaimana tas berukuran besar dapat menjadi elemen utama dalam fashion travel. Dengan desain yang kuat dan proporsi yang mencolok, sebuah tote tidak hanya membawa kebutuhan perjalanan, tetapi juga dapat menjadi pernyataan gaya yang menentukan keseluruhan penampilan.



