Juventus Beralih ke Kiper Tottenham Usai Gagal Gaet Emiliano Martinez

Juventus batal mengejar Emiliano Martinez karena faktor biaya dan kini mengalihkan perhatian kepada Guglielmo Vicario dari Tottenham untuk posisi kiper.

Guglielmo Vicario kiper Tottenham Hotspur yang menjadi target Juventus setelah gagal mendatangkan Emiliano Martinez
Guglielmo Vicario kiper Tottenham Hotspur yang menjadi target Juventus setelah gagal mendatangkan Emiliano Martinez

Jakarta - Juventus mengubah rencana di bursa transfer musim panas 2026 setelah gagal mendatangkan penjaga gawang Aston Villa, Emiliano Martinez. Klub asal Turin tersebut memutuskan menghentikan pengejaran terhadap kiper asal Argentina itu dan mengalihkan fokus kepada Guglielmo Vicario milik Tottenham Hotspur.

Perubahan target tersebut dilakukan setelah Juventus melakukan evaluasi terhadap aspek finansial transfer Martinez. Biaya yang diminta Aston Villa serta paket gaji sang pemain dinilai terlalu tinggi dibandingkan anggaran yang disiapkan Juventus untuk posisi penjaga gawang.

Vicario kemudian muncul sebagai alternatif utama. Kiper asal Italia itu sebelumnya juga sudah masuk dalam radar Juventus. Negosiasi dengan Tottenham berkembang dengan skema peminjaman yang dapat disertai opsi untuk mempermanenkan sang pemain pada musim berikutnya.

Juventus Hentikan Perburuan Emiliano Martinez

Juventus sebelumnya menjadikan Emiliano Martinez sebagai salah satu kandidat utama untuk memperkuat sektor penjaga gawang. Pengalaman Martinez di level klub dan internasional membuatnya dipandang sebagai sosok yang mampu memberikan kualitas serta pengalaman kepada skuad Bianconeri.

Namun, negosiasi dengan Aston Villa tidak menemukan titik temu. Juventus disebut tidak bersedia memenuhi tuntutan harga yang dianggap terlalu tinggi untuk seorang penjaga gawang yang sudah memasuki usia 30-an.

Menurut laporan yang berkembang, Aston Villa memasang nilai sekitar 10 juta euro untuk Martinez. Juventus menilai angka tersebut terlalu besar jika dibandingkan dengan perencanaan keuangan klub, terutama dengan mempertimbangkan usia pemain dan komitmen gaji yang harus ditanggung.

Situasi tersebut akhirnya membuat Juventus menarik diri dari pembicaraan. Keputusan itu sekaligus memaksa klub bergerak cepat mencari alternatif karena posisi penjaga gawang menjadi salah satu sektor yang ingin diperkuat sebelum bursa transfer ditutup.

Guglielmo Vicario Jadi Target Baru

Setelah Martinez tidak lagi menjadi prioritas, Juventus mengarahkan perhatian kepada Guglielmo Vicario. Penjaga gawang Tottenham Hotspur tersebut bukan nama baru dalam daftar incaran Juventus karena klub Italia itu sebelumnya memang telah mempertimbangkan Vicario sebagai salah satu alternatif.

Vicario memiliki pengalaman bermain di Italia sebelum pindah ke Premier League. Ia memperkuat Empoli sebelum bergabung dengan Tottenham pada 2023. Pengalaman tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat Juventus melihatnya sebagai pemain yang relatif mudah beradaptasi jika kembali ke Serie A.

Dibandingkan Martinez, Vicario juga memiliki keuntungan dari sisi usia. Juventus melihatnya sebagai investasi yang berpotensi memberikan manfaat dalam jangka lebih panjang, terutama karena sang kiper masih memiliki ruang untuk berkembang dan memiliki pengalaman di dua kompetisi besar Eropa.

Juventus Ingin Skema Pinjaman

Juventus berusaha mendapatkan Vicario melalui skema pinjaman. Struktur tersebut dinilai dapat membantu klub mengendalikan pengeluaran sekaligus memberikan kesempatan untuk mengevaluasi performa sang kiper sebelum mengambil keputusan mengenai transfer permanen.

Laporan mengenai kesepakatan tersebut menyebutkan adanya opsi untuk mempermanenkan Vicario setelah masa peminjaman. Nilai opsi pembelian dilaporkan berada di kisaran 8,5 juta poundsterling atau sekitar 10 juta euro, meski detail akhir kesepakatan dapat berubah sesuai ketentuan kontrak.

Bagi Tottenham, peminjaman tersebut juga dapat menjadi solusi untuk merapikan komposisi penjaga gawang. Vicario kehilangan posisi utama setelah Antonin Kinsky mendapatkan kepercayaan lebih besar di bawah pelatih Roberto De Zerbi.

Vicario Kehilangan Posisi di Tottenham

Situasi Vicario di Tottenham menjadi salah satu alasan mengapa peluang transfer ke Juventus terbuka. Kiper berusia 29 tahun itu sebelumnya menjadi pilihan utama Spurs setelah didatangkan dari Empoli.

Namun, persaingan di posisi penjaga gawang berubah. Antonin Kinsky berhasil mendapatkan tempat sebagai kiper utama setelah Vicario mengalami masalah kebugaran dan performanya mengalami penurunan.

Vicario juga menjalani operasi hernia pada Maret 2026. Kondisi tersebut ikut memengaruhi posisinya dalam persaingan di skuad Tottenham. Setelah kembali, ia harus menghadapi persaingan yang semakin ketat untuk mendapatkan tempat utama.

Dengan situasi tersebut, kepindahan ke Juventus dapat menjadi kesempatan bagi Vicario untuk kembali mendapatkan menit bermain reguler sekaligus kembali ke kompetisi yang sudah dikenalnya.

Juventus Memang Membutuhkan Kiper Baru

Perburuan kiper baru bukan tanpa alasan. Juventus menilai sektor penjaga gawang menjadi salah satu area yang perlu mendapatkan perhatian setelah penampilan Michele Di Gregorio dan Mattia Perin belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi klub pada musim sebelumnya.

Juventus sebelumnya juga sempat mencoba mendekati Alisson Becker dari Liverpool. Namun, rencana tersebut tidak terealisasi setelah Alisson memutuskan bertahan di Anfield.

Kegagalan mendapatkan Alisson dan Martinez membuat Juventus harus mencari alternatif lain. Vicario kemudian menjadi pilihan yang dianggap realistis karena memiliki pengalaman, usia yang relatif lebih muda, serta pernah bermain di Serie A.

Spalletti Tetap Percaya pada Vicario

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, memberikan penilaian positif terhadap Vicario. Meski Juventus sebelumnya mengincar nama-nama yang lebih berpengalaman seperti Alisson dan Martinez, Spalletti menilai Vicario memiliki kualitas yang tidak kalah.

Spalletti juga melihat pengalaman Vicario bermain di luar Italia bersama klub besar sebagai modal penting. Kiper tersebut telah merasakan atmosfer Premier League dan kompetisi Eropa bersama Tottenham.

Pengalaman tersebut membuat Juventus tidak melihat Vicario hanya sebagai pilihan cadangan akibat gagalnya transfer Martinez. Sebaliknya, Vicario dipandang sebagai pemain yang memang memiliki kemampuan untuk mengisi posisi penting di bawah mistar.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa Juventus ingin tetap menjaga kualitas skuad meskipun harus mengubah target transfer. Klub tidak sekadar mencari kiper dengan harga lebih murah, tetapi juga mempertimbangkan pengalaman dan potensi kontribusi pemain.

Pengalaman Vicario di Serie A

Salah satu keunggulan Vicario adalah pemahamannya terhadap sepak bola Italia. Sebelum pindah ke Tottenham, ia memperkuat Empoli dan tampil dalam kompetisi Serie A.

Pengalaman tersebut dapat mempermudah proses adaptasi jika transfer ke Juventus terealisasi. Vicario tidak perlu mempelajari kembali karakter kompetisi Italia dari awal karena sebelumnya sudah menjalani sejumlah pertandingan di level tertinggi.

Selain kemampuan teknis sebagai penjaga gawang, pengalaman tersebut juga membuat Vicario memahami karakter permainan klub-klub Italia. Faktor ini menjadi nilai tambah bagi Juventus yang membutuhkan kiper yang dapat langsung beradaptasi.

Perbedaan Profil Martinez dan Vicario

Martinez dan Vicario memiliki profil yang berbeda. Martinez dikenal sebagai kiper berpengalaman dengan reputasi internasional yang sangat kuat setelah membantu Argentina meraih gelar Piala Dunia 2022.

Sementara itu, Vicario menawarkan usia yang lebih muda serta peluang penggunaan jangka panjang. Ia juga sudah mempunyai pengalaman bermain di Serie A dan Premier League.

Juventus pada akhirnya memilih pendekatan yang lebih realistis secara finansial. Daripada mengeluarkan biaya besar untuk Martinez, klub memilih mencoba mendapatkan Vicario dengan struktur transfer yang dapat mengurangi risiko pengeluaran langsung.

Perubahan tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan olahraga dan kondisi keuangan klub menjadi dua faktor yang berjalan bersamaan dalam strategi transfer Juventus.

Nasib Emiliano Martinez Masih Jadi Perhatian

Gagal bergabung dengan Juventus membuat masa depan Emiliano Martinez di Aston Villa kembali menjadi perhatian. Situasi sang kiper semakin menarik karena Aston Villa juga bergerak mendatangkan penjaga gawang Jepang, Zion Suzuki, dari Parma.

Villa disebut telah mencapai kesepakatan untuk merekrut Suzuki dengan nilai yang dapat mencapai sekitar 30 juta poundsterling termasuk bonus. Kedatangan kiper muda Jepang tersebut dapat menambah persaingan di posisi penjaga gawang Aston Villa.

Martinez sendiri juga memiliki masalah pada jarinya yang sempat menjadi perhatian dalam proses negosiasi dengan Juventus. Kondisi fisik tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat klub Italia berhati-hati dalam mengambil keputusan.

Dengan Juventus yang sudah beralih ke Vicario, Martinez harus menunggu perkembangan berikutnya terkait masa depannya bersama Aston Villa atau kemungkinan tawaran dari klub lain.

Tottenham Melepas Vicario untuk Merapikan Skuad

Dari sisi Tottenham, kepergian Vicario dapat menjadi bagian dari perubahan besar skuad pada musim panas 2026. Klub London tersebut telah melakukan sejumlah perubahan pemain dan memperkuat beberapa posisi.

Jika Vicario benar-benar bergabung dengan Juventus, Tottenham akan memiliki lebih banyak ruang untuk mengatur komposisi penjaga gawang. Antonin Kinsky diproyeksikan menjadi salah satu opsi utama, sementara Martin Dubravka juga tersedia sebagai pemain pelapis.

Transfer tersebut juga dapat memberi Tottenham kesempatan untuk mendapatkan kembali sebagian investasi yang mereka keluarkan ketika merekrut Vicario dari Empoli pada 2023.

Juventus Harus Bergerak Cepat

Perubahan target dari Martinez ke Vicario terjadi ketika bursa transfer musim panas memasuki fase penting. Juventus membutuhkan kepastian di posisi penjaga gawang agar persiapan tim menghadapi musim baru tidak terganggu.

Negosiasi dengan Tottenham menjadi salah satu agenda penting Juventus setelah beberapa target sebelumnya gagal didapatkan. Keberhasilan mendapatkan Vicario akan memberikan Spalletti opsi baru untuk membangun lini pertahanan dan menentukan kiper utama.

Jika kesepakatan pinjaman berjalan sesuai rencana, Juventus dapat memperoleh penjaga gawang berpengalaman tanpa harus mengeluarkan biaya transfer permanen dalam jumlah besar pada awal transaksi.

Strategi Transfer Juventus Berubah

Perpindahan target dari Martinez ke Vicario memperlihatkan bagaimana Juventus harus menyesuaikan strategi transfer dengan kondisi pasar. Klub sempat mengejar nama besar seperti Alisson dan Martinez, tetapi pada akhirnya memilih alternatif yang dinilai lebih sesuai dengan kondisi finansial.

Kebijakan tersebut juga sejalan dengan upaya Juventus menjaga keseimbangan keuangan. Klub tidak ingin mengambil risiko dengan memberikan komitmen finansial yang terlalu besar untuk satu pemain.

Vicario memberikan kombinasi antara pengalaman dan usia yang lebih muda. Karena itu, transfer tersebut berpotensi menjadi solusi jangka pendek sekaligus membuka peluang untuk investasi jangka panjang apabila opsi pembelian akhirnya digunakan.

Kesimpulan

Juventus mengubah target transfer penjaga gawang setelah gagal mencapai kesepakatan dengan Emiliano Martinez. Klub Turin tersebut menilai biaya yang diminta Aston Villa terlalu tinggi dan akhirnya memutuskan menghentikan negosiasi.

Guglielmo Vicario kemudian menjadi target utama Juventus. Kiper Tottenham Hotspur itu dinilai memiliki profil yang sesuai karena masih berada pada usia produktif, memiliki pengalaman di Premier League, serta sebelumnya sudah bermain di Serie A bersama Empoli.

Juventus berusaha mendapatkan Vicario melalui skema pinjaman dengan opsi untuk mempermanenkan sang pemain. Strategi tersebut memungkinkan klub mengendalikan pengeluaran sekaligus memberikan kesempatan untuk menilai kontribusi Vicario secara langsung.

Bagi Vicario, kepindahan ke Juventus dapat menjadi kesempatan untuk kembali mendapatkan peran penting setelah kehilangan posisi utama di Tottenham. Sementara bagi Juventus, kedatangannya diharapkan mampu memberikan solusi atas kebutuhan penjaga gawang yang menjadi salah satu prioritas klub pada bursa transfer musim panas 2026.

Dengan demikian, kegagalan mendapatkan Martinez tidak membuat Juventus menghentikan pencarian kiper baru. Bianconeri justru bergerak cepat mengalihkan perhatian kepada Vicario dan berusaha menuntaskan kesepakatan dengan Tottenham sebelum bursa transfer berakhir.

Sumber