Pensiunan di Palembang Kaget Temukan Benda Mirip Granat Berkarat Saat Bersihkan Lahan

Seorang pensiunan di Palembang menemukan benda logam yang diduga granat saat membersihkan lahan. Polisi mengamankan lokasi dan berkoordinasi dengan Unit Jibom Brimob.

Lokasi penemuan benda logam yang diduga granat di kawasan Aspol Punti Kayu Palembang
Lokasi penemuan benda logam yang diduga granat di kawasan Aspol Punti Kayu Palembang

Seorang pensiunan warga kawasan Aspol Punti Kayu, Palembang, dikejutkan oleh temuan benda logam yang diduga menyerupai granat saat membersihkan lahan di samping rumahnya. Benda tersebut ditemukan dalam kondisi berkarat setelah terkena cangkul ketika proses pembersihan tanah berlangsung.

Temuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Petugas mendatangi lokasi, mengamankan area sekitar, dan memasang garis polisi untuk mencegah warga mendekati benda yang dicurigai tersebut. Penanganan selanjutnya dikoordinasikan dengan Unit Jibom Brimob Polda Sumsel.

Benda Ditemukan Saat Membersihkan Lahan

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Aspol Punti Kayu Blok Perwira No 107, Kelurahan Srijaya, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang. Benda itu ditemukan oleh seorang pensiunan berinisial FK yang berusia 64 tahun ketika sedang mencangkul tanah pada Jumat malam, 14 Agustus 2026, sekitar pukul 21.00 WIB.

Pada awalnya, FK tidak mengetahui bahwa benda yang terkena cangkul memiliki bentuk menyerupai granat. Ia mengira benda tersebut merupakan bongkahan logam biasa. Setelah diambil dan dibersihkan, bentuknya justru membuatnya terkejut karena terlihat seperti granat nanas dalam kondisi telah berkarat.

FK kemudian memberitahukan temuan tersebut kepada anak menantunya, SD, yang tinggal tidak jauh dari lokasi. Setelah melihat benda itu, SD menduga benda tersebut merupakan granat yang kemungkinan sudah lama berada di dalam tanah.

Karena bentuk benda menimbulkan kecurigaan, temuan tersebut tidak dibiarkan begitu saja. SD kemudian melaporkannya kepada Polsek Sukarami untuk mendapatkan penanganan dari pihak berwenang.

Polisi Amankan Lokasi Penemuan

Setelah menerima laporan, petugas kepolisian mendatangi tempat kejadian untuk melakukan pengecekan awal. Personel piket bersama unsur Reskrim dan Intel kemudian mengamankan area di sekitar benda tersebut.

Polisi memasang garis polisi sebagai langkah untuk membatasi akses warga. Pengamanan dilakukan karena benda yang ditemukan masih berstatus dugaan dan belum dapat dipastikan secara langsung sebagai granat hanya berdasarkan bentuk luarnya.

Kapolsek Sukarami Kompol Alex Andriyan membenarkan adanya laporan mengenai penemuan benda logam yang diduga granat tersebut. Menurutnya, setelah laporan diterima, petugas terkait dari kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi benda dan situasi di tempat kejadian.

“Jadi benar adanya penemuan besi yang diduga granat. Setelah mendapatkan laporan, piket fungsi, Reskrim dan SPKT Polrestabes Palembang langsung mendatangi TKP,” kata Alex.

Petugas kemudian melakukan pengecekan awal dan mengamankan lokasi. Untuk penanganan lebih lanjut, benda tersebut dikoordinasikan dengan Unit Jibom Brimob Polda Sumsel.

Asal Benda Belum Diketahui

Hingga laporan tersebut dibuat, asal-usul maupun pemilik benda yang ditemukan di lahan tersebut belum diketahui. Polisi menduga benda mirip granat itu telah cukup lama tertanam di dalam tanah.

Kondisi benda yang sudah berkarat juga menunjukkan bahwa benda tersebut kemungkinan telah berada di lokasi dalam waktu yang tidak singkat. Namun, lamanya benda berada di dalam tanah tidak dapat menjadi dasar untuk memastikan kapan benda tersebut ditempatkan atau dari mana asalnya.

Karena itu, informasi mengenai sejarah benda tersebut masih menunggu penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut dari pihak yang memiliki kewenangan. Polisi belum menyampaikan kepastian mengenai jenis maupun asal benda tersebut berdasarkan temuan awal di lokasi.

Warga Diminta Tidak Menyentuh Benda Mencurigakan

Temuan benda yang diduga menyerupai granat menjadi pengingat agar masyarakat berhati-hati ketika menemukan benda asing atau mencurigakan, terutama saat melakukan aktivitas seperti membersihkan lahan, menggali tanah, atau melakukan pekerjaan di area yang sebelumnya tidak diketahui kondisi bawah permukaannya.

Polisi mengimbau warga agar tidak menyentuh, memindahkan, maupun mencoba membuka benda yang dicurigai sebagai bahan peledak. Langkah yang lebih aman adalah menjauh dari lokasi dan segera melaporkan temuan tersebut kepada pihak berwenang.

Imbauan tersebut penting karena kondisi fisik suatu benda tidak selalu dapat menunjukkan apakah benda tersebut masih berbahaya atau sudah tidak berfungsi. Benda yang tampak tua, berkarat, atau telah lama tertanam tetap tidak boleh ditangani sendiri oleh masyarakat.

Penanganan Diserahkan kepada Petugas Berwenang

Dalam kasus di Aspol Punti Kayu, pengamanan lokasi dilakukan setelah polisi menerima laporan dari warga. Koordinasi dengan Unit Jibom Brimob Polda Sumsel menjadi bagian dari penanganan lanjutan terhadap benda yang diduga granat tersebut.

Pola penanganan seperti ini juga menunjukkan pentingnya laporan warga ketika menemukan benda yang bentuknya tidak biasa. Dengan membatasi akses ke lokasi, risiko warga mendekati benda tersebut dapat dikurangi sembari menunggu pemeriksaan dan tindakan dari petugas yang berwenang.

Bagi warga yang sedang membersihkan lahan, temuan benda logam yang tidak dikenal sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai barang biasa. Terlebih jika bentuknya menyerupai perangkat militer atau benda yang berpotensi berbahaya, tindakan paling tepat adalah menghentikan aktivitas di sekitar lokasi dan meminta bantuan pihak berwenang.

Temuan Masih Berstatus Dugaan

Meski benda tersebut disebut menyerupai granat nanas, penting untuk membedakan antara dugaan berdasarkan bentuk dan kepastian mengenai jenis benda. Informasi awal dari lokasi menyebut benda itu sebagai besi atau benda logam yang diduga granat, sementara penanganan lebih lanjut masih dikoordinasikan dengan Unit Jibom.

Dengan demikian, belum ada kepastian mengenai asal, kepemilikan, maupun riwayat benda tersebut. Dugaan bahwa benda sudah lama tertanam di dalam tanah juga masih merupakan perkiraan berdasarkan kondisi temuan.

Peristiwa ini menjadi perhatian karena benda mencurigakan ditemukan di lingkungan permukiman saat seorang warga melakukan kegiatan sehari-hari. Respons cepat dengan melibatkan kepolisian dan unit yang memiliki kewenangan khusus menjadi langkah penting untuk memastikan keamanan area.

Kasus penemuan benda mirip granat di Palembang tersebut selanjutnya menunggu penanganan dari petugas terkait. Sementara itu, warga di sekitar lokasi diimbau tetap menjauh dari benda yang diamankan dan tidak melakukan tindakan sendiri terhadap benda mencurigakan yang ditemukan di lingkungan mereka.

Sumber