Perubahan kebiasaan masyarakat dalam mengonsumsi informasi dan hiburan mendorong hadirnya format televisi yang lebih dekat dengan perangkat digital. Salah satu contoh yang diperkenalkan pada 2019 adalah Pikiran Rakyat TV atau PRTV, saluran televisi berbasis aplikasi yang ditujukan untuk menjangkau generasi milenial.
PRTV diperkenalkan oleh Pikiran Rakyat sebagai upaya menghadirkan pengalaman menonton yang tidak hanya mengandalkan pola televisi konvensional. Konsepnya menggabungkan unsur berita dan hiburan dengan pendekatan yang lebih interaktif melalui perangkat mobile.
PRTV Mengusung Konsep Televisi Berbasis Aplikasi
Dalam laporan Suara.com, PRTV disebut sebagai televisi berbasis aplikasi yang dapat diunduh melalui Play Store. Konsep tersebut memungkinkan masyarakat mengakses tayangan melalui perangkat yang mereka gunakan sehari-hari, sehingga pengalaman menonton tidak sepenuhnya bergantung pada televisi konvensional.
Gagasan tersebut muncul dari perubahan perilaku audiens yang semakin akrab dengan teknologi. Pada saat itu, televisi masih menjadi salah satu sumber hiburan dan informasi, tetapi media berbasis internet mulai menawarkan cara baru dalam mengakses konten secara lebih fleksibel.
Witjaksono, yang saat itu menjabat sebagai Komisaris Utama Pikiran Rakyat, menyampaikan bahwa PRTV diharapkan menjadi terobosan dalam dunia pertelevisian Indonesia. Menurutnya, perkembangan teknologi membuat industri penyiaran perlu menyesuaikan diri dengan kebiasaan penonton yang semakin dekat dengan perangkat mobile.
Konten Berita Dikemas dengan Sentuhan Hiburan
Salah satu konsep yang ditawarkan PRTV adalah menghadirkan berita dengan pendekatan yang lebih ringan dan menarik. Dalam keterangannya, PRTV diarahkan sebagai aplikasi berita yang memiliki karakter entertainment news sehingga informasi dapat disampaikan dengan cara yang lebih enak ditonton dan dilihat.
Pendekatan tersebut juga menekankan penyajian informasi yang tidak provokatif. Artinya, konsep PRTV pada saat diperkenalkan tidak sekadar mengejar kecepatan penyampaian berita, tetapi juga mencoba membangun pengalaman konsumsi informasi yang sesuai dengan karakter audiens muda.
Interaksi Menjadi Bagian Penting
Keunikan lain yang ditonjolkan adalah interaksi antara penyiar dan masyarakat. PRTV mengusung konsep siaran langsung yang memungkinkan adanya hubungan lebih dekat antara penyiar dengan audiens.
Model interaktif tersebut menunjukkan bagaimana teknologi aplikasi dapat digunakan untuk memperluas peran penonton. Masyarakat tidak hanya ditempatkan sebagai penerima informasi, tetapi juga diberi ruang untuk berkontribusi terhadap informasi yang mereka temukan di lingkungan sekitar.
Membuka Ruang bagi Citizen Journalism
PRTV juga memberikan perhatian terhadap konsep citizen journalism. Masyarakat disebut dapat mengunggah informasi yang mereka temukan melalui aplikasi. Dengan konsep ini, pengguna berpotensi mengambil peran sebagai sumber informasi dari lingkungan masing-masing.
Dalam penjelasan yang dikutip Suara.com, PRTV menyatakan kesiapannya menyediakan ruang, teknologi, sumber daya, serta dukungan live streaming untuk masyarakat yang ingin berkontribusi. Konsep tersebut memperlihatkan upaya menggabungkan aktivitas jurnalistik dengan partisipasi pengguna melalui platform digital.
Keberadaan citizen journalism dalam sebuah platform televisi berbasis aplikasi juga memperlihatkan perubahan hubungan antara media dan audiens. Jika dalam pola penyiaran tradisional aliran informasi cenderung berjalan dari media kepada penonton, model digital membuka kemungkinan komunikasi yang lebih dua arah.
Menyasar Audiens Muda
PRTV secara khusus menyasar kalangan milenial. Dalam laporan tersebut, target yang disebutkan berada pada rentang usia 15 hingga 40 tahun. Kelompok ini dipandang sebagai audiens yang memiliki kedekatan dengan perkembangan teknologi dan perangkat mobile.
Penyusunan target tersebut menjadi bagian penting dari konsep PRTV karena format platform, pola distribusi konten, serta interaksi yang ditawarkan dirancang untuk mengikuti kebiasaan konsumsi media generasi yang semakin terbiasa menggunakan perangkat digital.
Dengan menggabungkan berita, hiburan, siaran langsung, dan partisipasi masyarakat, PRTV mencoba menawarkan pengalaman yang berbeda dari televisi konvensional. Penonton tidak hanya menunggu program tayang pada jadwal tertentu, tetapi diarahkan untuk mengakses konten melalui aplikasi.
Perubahan Pola Konsumsi Televisi
Kehadiran PRTV pada 2019 menjadi salah satu gambaran mengenai perubahan industri penyiaran ketika perangkat mobile dan layanan digital semakin penting dalam kehidupan sehari-hari. Televisi tidak lagi harus dipahami hanya sebagai perangkat yang berada di ruang keluarga, melainkan juga sebagai layanan yang dapat diakses melalui perangkat digital.
Perubahan tersebut turut memengaruhi cara media memikirkan distribusi konten. Platform berbasis aplikasi memungkinkan penyedia konten mempertemukan informasi dan hiburan dengan audiens melalui medium yang lebih dekat dengan aktivitas pengguna.
Dalam konteks PRTV, pendekatan tersebut dipadukan dengan gagasan interaktif. Pengguna tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk berkontribusi melalui informasi dari lingkungan mereka. Konsep ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan televisi yang lebih sesuai dengan karakter media digital.
Televisi dan Tantangan Menjangkau Generasi Digital
Perubahan kebiasaan audiens membuat industri televisi menghadapi kebutuhan untuk terus beradaptasi. Generasi yang tumbuh bersama internet memiliki lebih banyak pilihan untuk memperoleh informasi dan hiburan. Mereka dapat berpindah dari televisi ke aplikasi, situs web, maupun berbagai layanan digital lainnya.
Karena itu, pendekatan PRTV memperlihatkan bagaimana sebuah perusahaan media mencoba menggabungkan karakter televisi dengan fleksibilitas aplikasi. Konten tetap menjadi bagian utama, tetapi cara penyampaiannya dibuat lebih dekat dengan ekosistem digital.
Konsep tersebut juga memperlihatkan pentingnya pengalaman pengguna. Ketika informasi dikemas dalam format yang lebih mudah ditonton dan disertai unsur hiburan, media memiliki peluang untuk menghadirkan berita dengan pendekatan yang lebih sesuai bagi audiens muda.
PRTV sebagai Gambaran Evolusi Media
PRTV pada akhirnya menjadi contoh bagaimana perusahaan media melihat peluang dari perubahan perilaku penonton. Dari televisi konvensional menuju aplikasi, perubahan medium tersebut menunjukkan bahwa industri penyiaran harus mempertimbangkan cara baru dalam mendistribusikan konten.
Konsep yang diperkenalkan PRTV menggabungkan beberapa unsur sekaligus, mulai dari berita, hiburan, edukasi, siaran langsung hingga partisipasi masyarakat. Pendekatan tersebut dirancang untuk menciptakan pengalaman media yang lebih interaktif dan dekat dengan pengguna perangkat mobile.
Meski informasi mengenai PRTV dalam sumber tersebut berasal dari konteks peluncurannya pada Maret 2019, gagasan mengenai televisi berbasis aplikasi menggambarkan fase penting dalam perkembangan media digital Indonesia. Perpindahan konsumsi konten dari layar televisi menuju perangkat mobile menjadi salah satu perubahan yang mendorong media untuk terus mencari format baru dalam menjangkau audiens.



