Bilal Hasan, Petarung Berdarah Sunda yang Menjaga Rekor 9-0 di DWCS

Bilal Hasan mencuri perhatian di Dana White's Contender Series setelah menang TKO atas Mridul Saikia dan menjaga rekor profesionalnya tetap 9-0.

Bilal Hasan, petarung MMA keturunan Sunda yang tampil di Dana White's Contender Series
Bilal Hasan, petarung MMA keturunan Sunda yang tampil di Dana White's Contender Series

Nama Bilal Alakai Hasan kembali menjadi perhatian setelah petarung keturunan Sunda tersebut meraih kemenangan melalui technical knockout (TKO) atas Mridul Saikia di Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10. Kemenangan tersebut membuat catatan profesional Bilal tetap sempurna dengan rekor 9 kemenangan tanpa kekalahan.

Bilal tampil di UFC Apex, Las Vegas, Amerika Serikat, dalam ajang yang menjadi salah satu jalur bagi para petarung untuk mendapatkan kesempatan menuju Ultimate Fighting Championship (UFC). Dalam pertarungan terbarunya, ia mampu mengakhiri duel pada ronde pertama dan memperkuat reputasinya sebagai salah satu petarung muda yang patut diperhatikan.

Bilal Hasan dan Rekor 9-0

Kemenangan atas Mridul Saikia menambah satu catatan penting dalam perjalanan profesional Bilal Hasan. Berdasarkan laporan Ngopibareng, petarung yang dikenal dengan julukan Billy The Indo Ninja tersebut kini memiliki rekor 9-0-0, terdiri dari sembilan kemenangan, tanpa kekalahan maupun hasil imbang.

Rekor tersebut menjadi salah satu modal penting bagi Bilal ketika tampil di DWCS. Ajang ini mempertemukan petarung yang berusaha menunjukkan kemampuan mereka di hadapan jajaran UFC. Karena itu, kemenangan dalam panggung tersebut memiliki arti penting bagi perjalanan karier seorang atlet MMA yang ingin menembus level kompetisi yang lebih tinggi.

Latar Belakang Petarung Keturunan Sunda

Bilal lahir di Oahu, Hawaii, pada 16 Juli 2001 dan tumbuh besar di Amerika Serikat. Meski demikian, ia memiliki garis keturunan Indonesia dari kedua orang tuanya yang disebut berasal dari Jakarta dan berdarah Sunda.

Latar belakang tersebut menjadi bagian penting dari identitas Bilal. Di luar kemampuan bertarungnya, ia beberapa kali menunjukkan kebanggaannya terhadap akar Indonesia dan Sunda. Hal itu membuat kiprahnya di arena MMA turut mendapatkan perhatian dari publik olahraga Indonesia.

Berawal dari Taekwondo

Perjalanan Bilal dalam olahraga bela diri tidak dimulai langsung dari MMA. Ia disebut telah mendalami taekwondo sejak usia empat tahun. Pengalaman tersebut kemudian menjadi salah satu fondasi dalam perkembangan kemampuan striking yang dibawanya ketika beralih ke MMA.

Pada 2017, Bilal meraih sabuk juara PAN-American Taekwondo Junior Championships. Setelah melalui pengalaman panjang di olahraga bela diri, ia kemudian beralih ke MMA profesional pada akhir 2022.

Perjalanan di Cage Fury Fighting Championship

Setelah memasuki dunia MMA profesional, Bilal bergabung dengan Cage Fury Fighting Championship atau CFFC. Kompetisi tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perkembangan kariernya sebelum akhirnya tampil di DWCS.

Dalam perjalanan di CFFC, Bilal berhasil merebut gelar juara kelas flyweight setelah mengalahkan Jose Leon melalui rear-naked choke pada ronde kedua di CFFC 136 pada September 2024. Ia kemudian mempertahankan gelarnya dalam sejumlah pertarungan berikutnya.

Catatan Pertarungan Sebelum DWCS

  • Pada September 2024 di CFFC 136, Bilal merebut sabuk juara flyweight setelah mengalahkan Jose Leon melalui rear-naked choke pada ronde kedua.
  • Pada Februari 2025 di CFFC 139, Bilal mempertahankan gelar untuk pertama kalinya melalui kemenangan KO atas Brian Hauser pada ronde kedua.
  • Pada Juni 2025 di CFFC 143, Bilal meraih kemenangan KO atas Jason Eastman pada ronde keempat.
  • Pada Desember 2025 di CFFC 149, Bilal menang TKO atas Renaldy Manse pada ronde pertama.
  • Pada Agustus 2026 di DWCS Season 10, Bilal menang TKO atas Mridul Saikia pada ronde pertama.

Rangkaian kemenangan tersebut menunjukkan konsistensi Bilal dalam mempertahankan statusnya sebagai petarung yang belum terkalahkan. Perjalanan dari CFFC menuju DWCS juga memperlihatkan tahapan karier yang dijalaninya sebelum mendapatkan kesempatan tampil di panggung yang lebih besar.

Identitas Sunda di Tengah Karier MMA

Selain performa di dalam arena, Bilal juga dikenal karena cara dirinya menampilkan identitas Indonesia dan Sunda. Salah satu momen yang mendapat perhatian terjadi setelah kemenangannya atas Brian Hauser. Saat itu, Bilal terlihat membawa bendera Merah Putih dan melontarkan ungkapan dalam bahasa Sunda ketika diwawancarai.

Momen tersebut kemudian menjadi salah satu bagian yang membuat sosok Bilal lebih dikenal oleh publik Indonesia. Bagi penggemar olahraga tarung, perjalanan Bilal tidak hanya menarik dari sisi rekor, tetapi juga karena keterikatannya dengan akar budaya keluarganya.

Jalan Menuju UFC

Kemenangan di DWCS menempatkan Bilal dalam posisi yang semakin dekat dengan tujuan untuk tampil di UFC. Namun, laporan sumber menyebutkan bahwa ambisi tersebut merupakan bagian dari perjalanan yang masih harus dijalani, sehingga kemenangan di DWCS menjadi langkah penting dalam proses tersebut.

Bilal juga pernah mengungkapkan keinginannya untuk menjadi salah satu nama besar yang membawa identitas Indonesia ke panggung MMA dunia. Ia bahkan menggambarkan ambisinya untuk menjadi sosok seperti Manny Pacquiao dalam konteks MMA Indonesia.

Dengan usia yang masih relatif muda, pengalaman bela diri sejak kecil, serta rekor profesional 9-0, Bilal memiliki sejumlah modal yang membuat kiprahnya menarik untuk terus diikuti. Kemenangan TKO di DWCS menjadi babak terbaru dari perjalanan tersebut.

Perhatian Publik Indonesia

Perjalanan Bilal Hasan memperlihatkan bagaimana atlet dengan latar belakang Indonesia dapat berkembang melalui ekosistem olahraga bela diri di Amerika Serikat. Meski lahir dan besar di luar Indonesia, hubungan Bilal dengan akar Sunda membuat namanya mendapatkan perhatian khusus dari penggemar olahraga tanah air.

Bagi dunia MMA Indonesia, kemunculan Bilal juga menambah daftar atlet berdarah Indonesia yang berusaha membangun karier di level internasional. Rekor 9-0 yang masih terjaga menjadi catatan penting menjelang tahapan berikutnya dalam kariernya.

Untuk saat ini, kemenangan atas Mridul Saikia menjadi pencapaian terbaru Bilal di DWCS. Ia berhasil menyelesaikan pertarungan melalui TKO pada ronde pertama dan mempertahankan catatan tidak terkalahkannya. Perjalanan berikutnya akan menjadi bagian penting untuk menentukan sejauh mana Bilal dapat melanjutkan langkahnya menuju panggung UFC.

Sumber