Ketegangan antara juara kelas terbang UFC Joshua Van dan mantan juara Alexandre Pantoja semakin memuncak menjelang duel ulang mereka di UFC 331. Kedua petarung terlibat perang urat saraf dalam konferensi pers yang berlangsung panas, bahkan situasi sempat nyaris berubah menjadi keributan di atas panggung.
Duel ulang tersebut dijadwalkan berlangsung pada 19 September mendatang di Crypto.com Arena, Los Angeles, Amerika Serikat. Pertemuan kali ini memiliki latar belakang yang kuat karena Van merebut gelar kelas terbang setelah mengalahkan Pantoja dalam pertemuan pertama.
Joshua Van Tegaskan Kemenangan Bukan karena Keberuntungan
Joshua Van tidak menunjukkan keraguan ketika kembali membahas kemenangan atas Pantoja dalam pertemuan pertama. Petarung asal Myanmar tersebut menegaskan bahwa hasil pertarungan sebelumnya bukan semata-mata terjadi karena cedera yang dialami Pantoja.
Pernyataan Van menjadi salah satu pemicu memanasnya konferensi pers. Ia bahkan menyampaikan keyakinan bahwa dirinya tetap mampu mengalahkan Pantoja secara meyakinkan apabila cedera tersebut tidak terjadi.
Sikap tersebut memperlihatkan bahwa Van tidak ingin kemenangan sebelumnya dipandang sebagai hasil yang bergantung pada kondisi lawan. Menjelang duel kedua, ia justru menggunakan momentum tersebut untuk menegaskan kembali keyakinannya terhadap kemampuan sendiri.
Pantoja Balas dengan Peringatan Keras
Pernyataan Van langsung mendapatkan respons dari Pantoja. Petarung asal Brasil itu meminta Van lebih berhati-hati dalam memilih perkataan dan memberikan peringatan keras menjelang pertemuan kedua mereka.
Pantoja juga menyinggung latar belakangnya dari Brasil ketika merespons provokasi Van. Respons tersebut membuat suasana konferensi pers semakin tegang dan memperlihatkan bahwa rivalitas kedua petarung sudah berkembang menjadi persaingan personal di luar oktagon.
Ketegangan tidak berhenti pada pertukaran pernyataan. Ketika Pantoja mencoba menjelaskan arti pertarungan tersebut bagi dirinya dan perjalanan panjangnya di divisi kelas terbang, Van kembali menyela dan meminta lawannya berhenti membicarakan masa lalu.
Perang Urat Saraf Berlanjut di Atas Panggung
Van kemudian menegaskan bahwa dirinya datang untuk bertarung dan bukan untuk mendengarkan cerita masa lalu Pantoja. Pernyataan tersebut kembali memancing reaksi mantan juara kelas terbang itu.
Pantoja membalas dengan tantangan langsung kepada Van. Situasi semakin panas ketika Pantoja berdiri dari kursinya dan berjalan menuju arah Van di atas panggung.
Petugas keamanan segera bergerak untuk mencegah kedua petarung semakin dekat. Pantoja kemudian diminta kembali duduk sehingga potensi keributan fisik dapat dihentikan sebelum berkembang lebih jauh.
Van Terus Memancing Emosi Pantoja
Meski petugas keamanan telah turun tangan, Van tidak menghentikan aksi provokasinya. Ia terus melontarkan ejekan kepada Pantoja dan meminta lawannya kembali duduk.
Sikap tersebut menjadi bagian dari pendekatan Van menjelang duel kedua. Menurut laporan ANTARA yang mengutip MMA Fighting, Van terlihat menikmati kesempatan untuk mengolok-olok Pantoja dan memancing emosinya.
Di sisi lain, Pantoja menilai pendekatan Van tersebut sebagai sesuatu yang berbeda dari karakter lawannya. Perbedaan pandangan tersebut semakin memperkuat suasana rivalitas yang sudah terbangun sejak pertemuan pertama.
Duel Ulang Membawa Cerita Berbeda
Pertemuan kedua Van dan Pantoja bukan sekadar pertandingan antara seorang juara dan mantan juara. Duel ini juga menjadi kesempatan bagi kedua petarung untuk membuktikan kembali kemampuan mereka setelah hasil pertemuan sebelumnya.
Bagi Van, kemenangan atas Pantoja dalam pertarungan pertama menjadi dasar kepercayaan dirinya sebagai pemegang gelar kelas terbang. Ia kini memiliki kesempatan untuk kembali mengalahkan mantan juara tersebut dan memperkuat posisinya di divisi.
Sementara bagi Pantoja, duel ulang menjadi kesempatan untuk memberikan respons terhadap kekalahan sebelumnya. Perseteruan verbal yang semakin panas membuat pertarungan mendatang memiliki tekanan tambahan bagi kedua petarung.
UFC 331 Dijadwalkan di Los Angeles
Duel ulang Joshua Van dan Alexandre Pantoja dijadwalkan berlangsung pada 19 September di Crypto.com Arena, Los Angeles. Pertarungan tersebut menjadi salah satu laga yang mendapat perhatian karena mempertemukan kembali dua petarung yang sudah memiliki sejarah persaingan.
Konferensi pers menjelang UFC 331 menunjukkan bahwa persaingan keduanya tidak hanya berlangsung ketika pintu oktagon ditutup. Perang kata-kata di depan publik turut membangun atmosfer menjelang laga.
Namun, seluruh ketegangan tersebut pada akhirnya akan ditentukan melalui pertarungan di dalam oktagon. Setelah saling melontarkan tantangan dan provokasi, Van dan Pantoja akan memiliki kesempatan untuk membuktikan kemampuan masing-masing ketika duel ulang berlangsung.
Perebutan Gelar Kelas Terbang Jadi Panggung Pembuktian
Dengan status Van sebagai juara dan Pantoja sebagai mantan juara, duel UFC 331 membawa kepentingan besar bagi perjalanan keduanya di divisi kelas terbang. Van ingin mempertahankan legitimasi sebagai pemegang gelar, sedangkan Pantoja memiliki peluang untuk membalikkan hasil pertemuan sebelumnya.
Panaskan suasana menjelang laga membuat duel ini semakin menarik perhatian penggemar MMA. Kedua petarung telah menyampaikan sikap masing-masing secara terbuka dan tidak menunjukkan keinginan untuk mengurangi tensi persaingan.
Pada akhirnya, semua pernyataan di konferensi pers akan diuji di oktagon. Duel pada 19 September akan menjadi kesempatan bagi Joshua Van dan Alexandre Pantoja untuk mengakhiri perang urat saraf mereka dengan performa nyata di dalam arena.



