Fiersa Besari Tampil di The Sounds Project Usai Ekspedisi Gunung

Fiersa Besari kembali tampil di The Sounds Project Vol. 9 hanya beberapa hari setelah pulang dari ekspedisi pendakian Gunung Elburs, Rusia.

Fiersa Besari tampil di The Sounds Project Vol 9
Fiersa Besari tampil di The Sounds Project Vol 9

Fiersa Besari kembali naik panggung di The Sounds Project Vol. 9: Beyond Memories setelah menjalani ekspedisi pendakian ke Gunung Elburs di Rusia. Jarak antara perjalanan ekstrem tersebut dan penampilannya di Jakarta hanya beberapa hari, membuat pengalaman kembali menjadi musisi terasa sangat berbeda bagi penyanyi sekaligus penulis lagu asal Bandung tersebut.

Fiersa tampil pada hari terakhir The Sounds Project Vol. 9 yang berlangsung di Ecovention & Ecopark Ancol, Jakarta Utara, Minggu (9/8/2026). Penampilan tersebut sekaligus menjadi tahun keempat bagi Fiersa dalam festival musik tersebut. :contentReference[oaicite:1]{index=1}

Baru Pulang dari Ekspedisi Gunung

Sebelum kembali ke atas panggung, Fiersa Besari baru saja menyelesaikan ekspedisi pendakian Gunung Elburs di Rusia. Perjalanan tersebut memberikan pengalaman yang cukup intens karena ia harus menghadapi kondisi pegunungan bersalju dan menggunakan perlengkapan khusus pendakian.

Dalam wawancaranya pada malam penampilan, Fiersa menceritakan bahwa hanya beberapa hari sebelumnya dirinya masih berada di atas gunung. Ia bahkan sempat berada dalam situasi yang membuatnya mempertanyakan keselamatan selama ekspedisi.

Perubahan suasana dari pendakian gunung bersalju menuju panggung festival musik di Jakarta dalam waktu singkat membuat Fiersa merasa pengalaman tersebut sulit dipercaya. :contentReference[oaicite:2]{index=2}

Fiersa Menyebut Pengalaman Itu Surreal

Fiersa menggambarkan kepulangannya dari ekspedisi dan kesempatan kembali tampil sebagai sesuatu yang terasa surreal. Ia masih mengingat dirinya berada di gunung hanya beberapa hari sebelum akhirnya kembali ke Indonesia.

Menurut Fiersa, pengalaman tersebut membuatnya semakin menghargai kesempatan untuk kembali melakukan aktivitas sebagai musisi dan bertemu dengan para pendengarnya.

Perasaan tersebut semakin kuat ketika ia melihat penonton menyanyikan lagu-lagu yang telah dibuatnya beberapa tahun sebelumnya. Respons penonton menjadi momen emosional yang membuat Fiersa merasa bersyukur telah berhasil melewati ekspedisi dan kembali menghibur penggemar. :contentReference[oaicite:3]{index=3}

Kembali Bertemu Ribuan Penonton

Penampilan Fiersa di The Sounds Project berlangsung dengan suasana hangat. Para penonton ikut bernyanyi bersama ketika lagu-lagu yang sudah dikenal luas mulai dimainkan.

Interaksi tersebut menjadi bagian penting dalam penampilan Fiersa. Setelah perjalanan panjang di pegunungan, bertemu kembali dengan penggemar dalam suasana festival memberikan pengalaman emosional tersendiri.

Bagi seorang musisi, respons langsung dari penonton menjadi salah satu pengalaman yang tidak dapat sepenuhnya digantikan oleh aktivitas bermusik di luar panggung.

Membuka Penampilan dengan Garis Terdepan

Fiersa membuka penampilannya dengan lagu Garis Terdepan. Lagu tersebut berasal dari album Konspirasi Alam Semesta yang dirilis pada 2015.

Pilihan lagu pembuka tersebut langsung menghidupkan suasana di area panggung. Penonton yang telah mengenal lagu tersebut ikut bernyanyi sehingga penampilan Fiersa terasa semakin komunikatif.

Garis Terdepan menjadi salah satu lagu yang memperlihatkan karakter musik Fiersa yang dekat dengan tema perjalanan, hubungan, perasaan, dan pengalaman hidup.

Deretan Lagu Fiersa Besari di Panggung

Setelah membuka penampilan dengan Garis Terdepan, Fiersa membawakan sejumlah lagu lain yang sudah akrab bagi penggemarnya.

Beberapa lagu yang masuk dalam daftar penampilan malam tersebut antara lain Juara Kedua, Nadir, April, Waktu yang Salah, Runtuh, Pelukku untuk Pelikmu, serta Celengan Rindu sebagai lagu penutup.

Deretan lagu tersebut membuat penonton dapat bernostalgia sekaligus bernyanyi bersama sepanjang penampilan. Lagu-lagu Fiersa yang telah dirilis dalam beberapa tahun terakhir tetap memiliki tempat kuat di kalangan pendengarnya. :contentReference[oaicite:4]{index=4}

Fiersa Bercanda dengan Penonton

Selain membawakan lagu, Fiersa juga menyelipkan candaan dalam interaksinya dengan penonton. Salah satu momen yang mendapat respons dari penonton adalah ketika ia mengatakan bahwa sebenarnya salah satu tujuan kedatangannya ke The Sounds Project adalah untuk menonton Perunggu.

Pernyataan tersebut disambut tawa oleh penonton. Fiersa kemudian mengajak para penggemar untuk menikmati penampilan musisi lain setelah dirinya menyelesaikan set.

Interaksi santai tersebut memperlihatkan karakter Fiersa yang tetap komunikatif ketika berada di atas panggung. :contentReference[oaicite:5]{index=5}

The Sounds Project Vol. 9 Hadirkan Banyak Musisi

The Sounds Project Vol. 9: Beyond Memories menghadirkan sejumlah musisi Indonesia dalam rangkaian acara selama tiga hari.

Pada hari terakhir, selain Fiersa Besari, festival tersebut menghadirkan nama-nama seperti Tulus, Perunggu, Hindia, .Feast, Fstvlst, dan Kunto Aji.

Lineup pada hari pertama juga diisi sejumlah musisi populer, termasuk Hivi!, Raisa, Rizky Febian, Lomba Sihir, Bernadya, Mahalini, dan Juicy Luicy.

Sementara itu, hari kedua menghadirkan Sal Priadi, Reality Club, Wali, Banda Neira, D'Masiv, hingga band internasional Neck Deep. :contentReference[oaicite:6]{index=6}

Penampilan di Tahun Keempat

Kehadiran Fiersa di The Sounds Project bukan pengalaman pertamanya. Penampilan pada Vol. 9 menjadi tahun keempat bagi musisi tersebut tampil di festival yang sama.

Konsistensi tersebut menunjukkan bahwa Fiersa memiliki hubungan yang cukup kuat dengan festival dan penontonnya. Setiap penampilan menjadi kesempatan untuk membawakan karya-karya yang telah menemani perjalanan musiknya.

Bagi penggemar, kehadiran Fiersa juga menjadi salah satu bagian yang dinantikan karena karakter penampilannya menggabungkan musik, cerita, dan komunikasi langsung dengan penonton.

Ekspedisi Memberikan Perspektif Baru

Ekspedisi Gunung Elburs yang baru saja diselesaikan Fiersa juga memberikan pengalaman yang berbeda di luar aktivitas bermusik. Pendakian tersebut mempertemukan dirinya dengan kondisi alam yang ekstrem dan membutuhkan persiapan fisik serta perlengkapan khusus.

Pengalaman tersebut kemudian berjarak sangat dekat dengan momen ketika ia kembali ke panggung. Perbedaan ekstrem antara berada di pegunungan dan berada di tengah kerumunan penonton membuat transisi tersebut terasa semakin unik.

Fiersa melihat kesempatan kembali ke Indonesia dan menghibur penonton sebagai sesuatu yang patut disyukuri setelah melalui ekspedisi tersebut.

Musik dan Perjalanan Hidup Fiersa

Perjalanan hidup dan aktivitas luar ruang selama ini menjadi bagian yang cukup dekat dengan sosok Fiersa Besari. Selain dikenal sebagai musisi, ia juga dikenal sebagai penulis dan memiliki ketertarikan terhadap perjalanan serta kegiatan alam.

Pengalaman tersebut kerap menjadi bagian dari cerita yang dibagikannya kepada publik. Dalam konteks penampilan di The Sounds Project, pengalaman ekspedisi membuat momen kembali ke panggung terasa lebih personal.

Respons penonton terhadap lagu-lagu lama juga menjadi pengingat bagi Fiersa bahwa karya yang pernah dibuatnya masih memiliki tempat dalam kehidupan para pendengar.

Penonton Menyambut Hangat

Suasana penampilan Fiersa di The Sounds Project berlangsung meriah. Lagu-lagu yang dibawakan memancing aksi sing along dari penonton yang memenuhi area panggung.

Interaksi antara musisi dan penonton menjadi salah satu kekuatan utama pertunjukan festival musik. Dalam penampilan Fiersa, hal tersebut semakin terasa karena sebagian besar lagu yang dibawakan telah dikenal oleh penggemarnya.

Bagi Fiersa, sambutan tersebut bukan hanya bagian dari pertunjukan, tetapi juga menjadi pengalaman emosional setelah melalui ekspedisi beberapa hari sebelumnya.

Penutup The Sounds Project Vol. 9

Penampilan Fiersa berlangsung pada hari terakhir The Sounds Project Vol. 9. Festival tersebut kemudian ditutup setelah menghadirkan beragam musisi dari berbagai karakter musik.

Kehadiran sejumlah nama besar membuat gelaran tersebut menjadi salah satu festival musik yang ramai diperbincangkan. Fiersa menjadi salah satu musisi yang memberikan warna tersendiri melalui lagu-lagu yang dekat dengan pendengarnya.

Kesimpulan

Fiersa Besari tampil di The Sounds Project Vol. 9 hanya beberapa hari setelah menyelesaikan ekspedisi pendakian Gunung Elburs di Rusia. Jarak waktu yang singkat antara perjalanan ekstrem tersebut dan penampilannya di Jakarta membuat Fiersa menggambarkan pengalaman itu sebagai sesuatu yang terasa surreal.

Ia membawakan sejumlah lagu populer seperti Garis Terdepan, Juara Kedua, Nadir, April, Waktu yang Salah, Runtuh, Pelukku untuk Pelikmu, hingga Celengan Rindu. Penonton menyambut penampilannya dengan bernyanyi bersama dan menciptakan suasana hangat di area festival.

Setelah melewati ekspedisi yang penuh tantangan, kesempatan kembali ke panggung dan bertemu penggemar menjadi momen yang sangat berarti bagi Fiersa. The Sounds Project Vol. 9 pun menjadi ruang baginya untuk kembali berbagi musik sekaligus merayakan kesempatan untuk terus berkarya.

Sumber