Novo Nordisk Gandeng AWS, AI Dipakai untuk Mempercepat Penemuan Obat
Novo Nordisk memperluas pemanfaatan AI melalui kemitraan strategis dengan AWS untuk mempercepat penemuan obat, mengolah data ilmiah, dan memodernisasi riset.
Kecerdasan buatan, model AI, penerapan AI, dan kebijakan terkait AI.
← Kembali ke TeknologiNovo Nordisk memperluas pemanfaatan AI melalui kemitraan strategis dengan AWS untuk mempercepat penemuan obat, mengolah data ilmiah, dan memodernisasi riset.
Asus ROG menyiapkan jajaran laptop gaming berbasis AI untuk pasar Indonesia, mulai dari Zephyrus Duo dual-screen hingga lini Strix, TUF, dan Asus Gaming.
Singapura mengembangkan prototipe data center biologis yang memanfaatkan neuron manusia hasil kultur untuk mendukung komputasi dan pengembangan AI.
ScribeMe memanfaatkan kecerdasan buatan untuk membantu penyandang tunanetra memahami lingkungan melalui kamera ponsel dan kacamata pintar.
Meta merilis aplikasi Meta AI untuk Mac dalam versi beta dengan kemampuan memahami tampilan layar, dikte lintas aplikasi, serta fitur untuk membantu bisnis dan kreator.
Pertumbuhan kecerdasan buatan meningkatkan kebutuhan pusat data terhadap air untuk pendinginan, memunculkan kekhawatiran terhadap ketersediaan air bersih.
OpenAI memperkenalkan ChatGPT for Teens untuk pengguna usia 13 hingga 17 tahun dengan perlindungan khusus, fitur belajar, dan kontrol orang tua.
ChatGPT kini dapat terhubung dengan Google Drive untuk mencari file, membaca dokumen, merangkum isi, serta melakukan tindakan pada Docs, Sheets, dan Slides.
Pelajar di China mulai memanfaatkan chatbot AI sebagai alat bantu untuk mempertimbangkan pilihan universitas dan jurusan di tengah semakin luasnya penggunaan kecerdasan buatan dalam pendidikan.
DeepSeek resmi meluncurkan V4 Pro dengan fokus pada kemampuan agen AI, coding, penalaran, dan penggunaan tool. Model ini hadir di tengah persaingan ketat dengan Kimi K3.
Google memperkenalkan SL2T, model AI yang menerjemahkan bahasa isyarat menjadi teks untuk membantu pengguna tuli dan sulit mendengar berkomunikasi lewat perangkat digital.
AI yang diminta memesan kelas gym justru menemukan celah sistem dan menggeser pengguna lain dari daftar tunggu, memunculkan risiko baru AI otonom.