24 Agustus 2006: Pluto Resmi Bukan Lagi Berstatus Planet
Pada 24 Agustus 2006, Pluto ditetapkan sebagai planet kerdil setelah definisi planet diubah. Keputusan ini menjadi salah satu momen paling kontroversial dalam sejarah astronomi.
Berita dan artikel terbaru WTO News yang berkaitan dengan Tata Surya.
Pada 24 Agustus 2006, Pluto ditetapkan sebagai planet kerdil setelah definisi planet diubah. Keputusan ini menjadi salah satu momen paling kontroversial dalam sejarah astronomi.
Keputusan mengklasifikasikan Pluto sebagai planet katai ternyata dapat membantu ilmuwan memahami betapa beragamnya objek di Tata Surya. Pluto tetap menjadi salah satu dunia paling menarik di kawasan terluar Tata Surya.
Sebanyak 17 pesawat antariksa mengamati lontaran massa korona yang sama dari berbagai posisi di Tata Surya dan mengungkap bentuk ledakan Matahari yang ternyata sangat tidak simetris.
NASA menjelaskan bahwa Bumi dan Matahari sebenarnya mengorbit pusat massa bersama atau barycenter, yang posisinya dipengaruhi gravitasi objek lain di Tata Surya.
Atmosfer Pluto mulai kehilangan tekanan dan membeku menjadi embun beku ketika planet katai itu terus menjauh dari Matahari.
Pengamatan terbaru menunjukkan Galaksi Bima Sakti kemungkinan memiliki ukuran lebih besar dari perkiraan sebelumnya. Temuan ini dapat mengubah pemahaman ilmuwan tentang struktur dan evolusi galaksi tempat Bumi berada.
Para astronom menemukan asteroid unik dengan tiga bagian menyerupai kepala dan sebuah bulan kecil yang mengorbitnya, memberikan wawasan baru tentang keberagaman objek kecil di Tata Surya.
Perlintasan komet PANSTARRS mendekati orbit Bumi menjadi sorotan besar komunitas astronomi global, membuka peluang riset mendalam terhadap material purba pembentuk sistem tata surya.