Kinda Chic, Tren Media Sosial yang Mengubah Hal Biasa Jadi Keren
Kinda chic menjadi tren media sosial yang mengajak pengguna melihat kebiasaan sederhana, ketidaksempurnaan, dan pilihan hidup sehari-hari sebagai sesuatu yang menarik.
Berita dan artikel terbaru WTO News yang berkaitan dengan TikTok.
Kinda chic menjadi tren media sosial yang mengajak pengguna melihat kebiasaan sederhana, ketidaksempurnaan, dan pilihan hidup sehari-hari sebagai sesuatu yang menarik.
TikTok memasuki Agustus 2026 dengan tren yang didominasi konten reaksi, momen emosional, humor berbasis AI, nostalgia, hiburan, dan kreativitas micro-influencer.
Format microdrama berdurasi singkat berkembang pesat di Amerika Serikat ketika industri Hollywood menghadapi tekanan. Studio besar mulai mengejar penonton TikTok melalui video vertikal yang murah dan cepat diproduksi.
Kecerdasan buatan mendorong platform hiburan memperluas layanan dari satu format menjadi ekosistem yang mencakup video, musik, podcast, gim, hingga fitur interaktif.
Tren memasak kimpul ramai di TikTok dan kembali memperkenalkan pangan lokal kepada masyarakat. Fenomena ini memunculkan pertanyaan tentang peluang kimpul sebagai alternatif nasi.
TikTok memberikan tanggapan atas gugatan yang menuding platformnya menyebabkan kecanduan pada anak, dengan menyoroti fitur keamanan dan kontrol pengguna.
Investasi TikTok di Tokopedia membuka peluang baru di industri e-commerce Indonesia, namun juga menghadirkan tantangan bagi persaingan dan model bisnis digital.
Format video vertikal semakin mendominasi platform digital seperti TikTok, YouTube, Instagram, dan Facebook karena mengubah cara pengguna menikmati serta membuat konten.
ByteDance, perusahaan induk TikTok, mulai menjajaki industri otomotif dengan mengembangkan teknologi kendaraan masa depan yang menggabungkan inovasi digital dan mobilitas pintar.
Riset terbaru menunjukkan TikTok berhasil merebut posisi puncak sebagai media sosial yang paling banyak digunakan di Indonesia, didominasi kuat oleh pengguna dari generasi Z.